Renungan Harian Kristen Jumat 31 Juli 2026, Didikan Terbaik Ayah dan Ibu. 
Oby Lewanmeru July 31, 2026 07:19 AM

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Renungan Harian Kristen Jumat 31 Juli 2026, dengan judul Didikan Terbaik Ayah dan Ibu. 

Anakku, peliharalah perintah ayahmu,  dan janganlah menyia-nyiakan ajaran ibumu

Renungan Harian Kristen ini merujuk pada KITAB AMSAL 6:20-24.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Kamis 30 Juli 2026, Tujuh Kekejian di Mata Tuhan

Isi buku renungan ini berdasarkan Alkitab dan ajaran iman Kristen sesuai tradisi Calvinis yang bersumber dari Alkitab - LAI Terjemahan Baru Edisi 2 (TB2).

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari Pdt. Yudith A. Nunuhitu Follabessy, M.Si, anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Juli 2026.

Renungan Harian Bulan Juli 2026 ini mengambil judul Pendidikan yang Memerdekakan - Menghidupi Hikmat Allah dalam Keseharian.

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen. 

Alkitab adalah firman Tuhan yang tertulis, menjadi buku panduan paling berotoritas atas hidup kita.

 Alkitab menolong para orang tua, gereja, dan sekolah-sekolah Kristen mengetahui hal terbaik yang Tuhan mau berikan kepada setiap generasi di segala zaman. Sepanjang bulan Juli ini kita boleh merenungkan firman Tuhan dan sadar bahwa dunia pendidikan hari ini ada dalam tantangan yang sangat berat.

Anak-anak kita adalah pemilik masa depan dan kiranya firman Tuhan menopang mereka.

Didikan Orang tua Melindungi dari Kejahatan

Di dalam keluarga, ayah dan ibu sama-sama bertanggung jawab sebagai pendidik utama bagi anak-anak. Keduanya bersama-sama memiliki kepekaan akan tantangan di masa depan bagi anak-anak, sama-sama menyadari bahaya yang ada di luar rumah,  sama-sama  berjuang  melindungi  anak  dengan  bekal  ketahanan  rohani sehingga tidak tertipu daya dan menjadi korban kejahatan duniawi. Raja Salomo dalam pengalaman pribadinya, tampaknya ia menyadari benar bahaya dosa seksual yang datang menggoda dengan cara yang sangat licik.

Setiap anak harus ditolong, baik laki-laki maupun perempuan, agar tidak menjadi korban yang dipercaya maupun korban yang memperdaya sesama dan menjadi pelaku.  

Setiap ayah dipercayakan memakai otoritas dari Tuhan untuk memerintah dan seorang ibu mengajarkan anak untuk taat menghormati otoritas ayah. Bagaimana dengan anak-anak? Anak yang dididik dengan otoritas ayah dan didampingi ibu dalam ajaran ketaatan, hatinya akan tertambat pada Tuhan dan lehernya akan terikat kepada kebenaran. Ia tidak akan menjadi liar.

Sebaliknya jika orang tua tidak menjalankan otoritas dari Tuhan, ia sedang membiarkan anaknya menjadi liar tanpa kendali dan tambatan. Betapa indahnya gambaran Amsal tentang anak yang menerima didikan dari ayah dan ibu yang memahami dan memakai otoritas sesuai kehendak.

Otoritas seorang ayah yang dipakai dengan benar dalam ketaatan kepada Tuhan, akan menjadi seperti pelita (lampu) dan ajaran ibu akan menjadi cahayanya.

Pelita dan  cahaya  menggambarkan kesatuan  hati  ayah dan ibu,  mereka  tidak berjalan sendiri-sendiri.

Ada kekompakan, seia sekata, sehati sepikir di dalam tuntunan firman Tuhan. 

Buah terbaiknya ialah anak-anak akan terlindung dan aman, berjalan maupun berbaring dan  bangun,  selalu  ada terang  yang  menyinari.

Terang  itu  akan menjauhkannya dari godaan si jahat. Bukankah ini yang diharapkan semua orang tua?

Pokok Doa

Mohon anugerah bagi para orang tua untuk memakai otoritas sebagai pendidik utama di dalam keluarga agar anak-anak selalu melangkah di dalam terang. Amin! (*)

Komunitas Suluh Injil Sekretariat : Jl.  Seruni No. 8 Naikoten, Kota Kupang

Telp : +62 8113828074, +62 85239108328.

Email : bethseba0906@gmail.com.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.