Fermin Lopez kehilangan kesempatan untuk menjadi bagian dari keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia pada musim panas ini setelah cedera memaksanya absen dari turnamen tersebut.
Gelandang Barcelona itu kini menceritakan pengalaman menyakitkan tersebut, yang ia sebut sebagai periode tersulit dalam kariernya, dalam wawancara dengan Catalunya Radio.
Bagi Fermin, menyaksikan rekan-rekan senegaranya mengangkat trofi tanpa dirinya menjadi hal yang nyaris tak tertahankan, dan ia mengakui sangat bergantung pada orang-orang terdekat untuk bisa melewati masa itu.
“Saya bisa melewatinya berkat keluarga saya, pasangan saya, dan teman-teman saya. Saya butuh bantuan. Saya sudah mendapatkannya sebelumnya, tetapi pelatih saya sangat membantu saya untuk melewati semuanya,” katanya.
Fermin Lopez menjalani musim panas yang berat.
Situasinya begitu sulit sampai-sampai Fermin bahkan tidak sanggup menonton laga-laga awal Spanyol di turnamen tersebut.
“Saya tidak menonton beberapa pertandingan pertama tim nasional Spanyol di Piala Dunia; saya tidak bisa. Saya ingin berada di sana, dan menjelang akhir, ketika saya mulai merasa sedikit lebih baik, saya memutuskan pergi menonton final secara langsung di New York,” ungkapnya.
Kabar baik bagi Barcelona adalah Fermin kini semakin dekat untuk kembali bugar sepenuhnya, dengan tur pramusim klub di Inggris memberikan tanda-tanda yang menggembirakan.
Sang gelandang sekarang menjadikan Trofi Gamper melawan klub Mesir Al-Ahly pada 19 Agustus sebagai kemungkinan tanggal comeback-nya.
“Saya merasa lebih baik setiap hari. Saya tidak merasakan ketidaknyamanan, dan itu penting. Jika semuanya berjalan baik, saya bisa bermain beberapa menit di Gamper,” ujarnya.
Fermin Lopez sudah menatap musim baru dengan penuh kesiapan.
Setelah meninggalkan kekecewaan itu di belakang, Fermin kini sepenuhnya fokus membalasnya bersama Barcelona, dan ia tidak menutupi ambisi utama skuad untuk musim yang akan datang.
“Saya sangat siap. Saya sudah menunjukkan bagaimana saya bisa membantu Barça, dan saya harus terus melakukan hal yang sama musim depan,” tegasnya.
“Mimpi Liga Champions dimiliki seluruh tim. Kami sudah sangat dekat dalam dua tahun terakhir. Musim ini bisa menjadi musim yang bagus. Kami telah bermain bersama selama tiga tahun dan kami telah mengalami banyak hal. Saya merasa kami siap untuk menjuarai Liga Champions,” tambahnya.
Pada akhirnya, Fermin juga mendukung Barcelona untuk memburu gelar liga ketiga secara beruntun, sambil melontarkan pujian kepada rekrutan anyar Karim Adeyemi.
“Adeyemi adalah pemain yang sangat bagus dan memiliki kualitas luar biasa. Dia akan sangat membantu kami, saya yakin,” pungkasnya.