TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya memimpin langsung upacara pengantaran tugas dan pisah sambut pejabat utama serta para Kapolres jajaran di Gedung Presisi Polda Bali, Denpasar, pada Kamis 30 Juli 2026 malam.
Rotasi besar-besaran ini menandai berjalannya estafet kepemimpinan baru di lingkungan Polda Bali.
Rangkaian mutasi tersebut merujuk pada Surat Telegram Kapolri yang merombak belasan posisi strategis.
Baca juga: Polda Bali Resmi Limpahkan Tersangka Pemalsuan Dokumen Puri dan Barang Bukti ke Kejati Bali
Sejumlah posisi strategis yang resmi berganti wajah di antaranya, terdapat jabatan Dirlantas Polda Bali yang kini diemban Kombes Pol Yong Ferrydjon menggantikan Kombes Pol Turmudi.
Posisi Dirresnarkoba diisi oleh Kombes Pol Fahmi Arifrianto menggantikan Kombes Pol Radiant.
Sementara itu, Jabatan Dirpolairud kini dipercayakan kepada Kombes Pol Bambang Wiriawan, Dirpamobvit dijabat Kombes Pol I Dewa Alit Bintang Juliana, Dansatbrimob diisi Kombes Pol Febryanto Siagian.
Baca juga: Cegah Potensi Konflik Antar-Desa Pasca Kasus di Baturiti, Pemprov dan Polda Bali Pastikan Kondusif
Kemudian Kabid Propam diemban Kombes Pol Alfonso Doly Gelbert Sinaga. Posisi Karo SDM kini resmi diisi putra daerah, Kombes Pol I Dewa Made Adnyana.
Di tingkat kewilayahan, AKBP James Irianov Syaloom Rajagukguk kini mengemban tugas sebagai Kapolres Gianyar, posisi Kapolres Bangli diisi AKBP Anggun Adhika Putra.
Kapolres Jembrana dijabat AKBP Cheery Sinta Maygrand Simamora, dan Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai diamanatkan kepada AKBP I Made Hendra Agustina.
Dalam amanatnya, Kapolda Bali menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan kebijakan strategis organisasi Polri untuk menjaga dinamika dan keberlanjutan pembinaan sumber daya manusia.
Baca juga: Kuasa Hukum Kritik, Polda Bali Tepis Isu Backing Jenderal, Beri Bukti Medis Tersangka
"Mutasi yang terukur dan akuntabel diharapkan mampu menjadi media untuk menghargai setiap pengabdian, sekaligus membuka ruang estafet bagi lahirnya energi, gagasan, dan kepemimpinan baru di tubuh Polri," ujar Irjen Pol Daniel Adityajaya.
Ia juga mengingatkan para perwira yang baru dilantik agar tidak membuang waktu dan segera melanjutkan kinerja positif yang telah ditanamkan oleh pejabat terdahulu.
"Saudara bukan datang untuk memulai dari nol, tetapi melanjutkan fondasi yang telah dibangun para pendahulu," kata Irjen Daniel.
"Sempurnakan melalui inovasi, gagasan, dan kepemimpinan yang adaptif," lanjutnya.
Kapolda Bali meminta para pejabat baru cepat memetakan situasi wilayah Bali dan membangun komunikasi intensif dengan seluruh pihak terkait demi menjaga kondusivitas keamanan.
"Segera mengenali, memahami, dan mengelola dinamika kamtibmas di wilayah Bali sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing," tegasnya.
Selain itu, Irjen Daniel meminta jajarannya untuk terus meningkatkan efektivitas kerja dalam mengawal program kepolisian maupun prioritas pemerintah.
"Tingkatkan produktivitas kinerja dalam mendukung program-program Polri serta program prioritas Pemerintah," ucap Kapolda.
Isu kepemimpinan di lapangan juga menjadi penekanan utama agar setiap pejabat mampu hadir membawa jalan keluar di tengah tantangan tugas.
"Bangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, inovatif, dan mampu menjadi problem solver," tambahnya.
Pendekatan lintas instansi dan kolaborasi dengan elemen masyarakat turut menjadi fondasi penting yang harus diperkuat oleh pejabat baru.
"Perkuat sinergisitas dengan TNI, Pemerintah Daerah, stakeholder terkait, serta seluruh elemen masyarakat," tutur Irjen Daniel.
Sebagai penutup arahannya, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran pimpinan untuk menjaga kekompakan serta mengencangkan pengawasan internal secara konsisten.
"Jaga soliditas, kekompakan, disiplin, dan pengawasan melekat terhadap seluruh anggota," pungkasnya. (*)