Pencarian Nenek Usia 102 Tahun yang Hilang, Ditemukan di Rawa Perkebunan
Ardhi Sanjaya July 31, 2026 10:07 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang nenek berusia 102 tahun, Jarana--yang dilaporkan hilang saat pergi ke perkebunan di Nagari Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat--akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR gabungan pada Kamis (30/7/2026) malam.

Korban ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB setelah sempat menghilang sejak sore hari. 

 Tim SAR menemukan Jarana dalam kondisi terjebak di sebuah rawa yang berada di tengah kawasan perkebunan dengan medan yang cukup sulit.

Koordinator Unit Basarnas Agam, Atta Priono, mengatakan proses pencarian dilakukan dengan menyisir jalur yang diduga dilalui korban menuju kebun.

"Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB. Saat ditemukan, korban berada di dalam rawa yang berada di tengah kawasan perkebunan," ujar Atta Priono mengutip Tribun Padang.

Lokasi penemuan diketahui berjarak sekitar 500 meter dari sebuah pondok di area perkebunan. 

Selama operasi berlangsung, tim melakukan penyisiran hingga radius sekitar dua kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang.

Saat ditemukan, Jarana masih dalam keadaan sadar. Namun, perempuan lanjut usia itu tampak sangat lemas setelah beberapa jam berada di kawasan rawa dan mengalami luka pada bagian kaki akibat melewati medan berlumpur.

"Korban ditemukan dalam kondisi lemas dan mengalami luka pada kaki," kata Atta.

Karena faktor usia dan kondisi fisik korban, anggota Tim SAR kemudian menggendong Jarana keluar dari lokasi hingga akhirnya dibawa pulang ke rumah untuk mendapatkan penanganan dari keluarga.

Berdasarkan informasi dari Kantor SAR Kelas A Padang, Jarana meninggalkan rumah sekitar pukul 15.00 WIB untuk pergi ke perkebunan.

Namun hingga sore menjelang malam, korban tak kunjung kembali sehingga keluarga mulai khawatir. 

Juliardi, anak korban, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas SAR.

Mendapat laporan itu, Unit Siaga SAR Agam langsung bergerak menuju lokasi dan membuka operasi pencarian.

Operasi pencarian melibatkan Basarnas Agam bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat sekitar.

Untuk mempercepat proses pencarian, tim mengerahkan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya:

  1. Truk personel
  2. Sepeda motor trail
  3. Peralatan medis
  4. Peralatan komunikasi
  5. Perlengkapan jungle rescue untuk menyisir area perkebunan yang memiliki medan berat

Kolaborasi seluruh unsur tersebut akhirnya membuahkan hasil. 

Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat sehingga operasi pencarian orang hilang di Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, resmi dinyatakan selesai.

Nagari Kampung Tangah merupakan salah satu nagari di Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. 

Lokasinya berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Agam di Lubuk Basung, dengan waktu tempuh sekitar 10–15 menit menggunakan kendaraan bermotor.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di kawasan perkebunan, terutama bagi warga lanjut usia. 

Keberhasilan penyelamatan Jarana juga menunjukkan cepatnya respons tim SAR gabungan yang bekerja sama dengan aparat dan masyarakat hingga korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.