Segera Daftar! Begini Panduan Daftar Jadi Penerima Bansos 30 Kg di Bulan Agustus 2026
Dedy Herdiana July 31, 2026 10:20 AM

TRIBUNPRIANGAN.COM – Kini, masyarakat Indonesia Kembali berbahagia karena pasalnya pemerintah akan segera Kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) di bulan Agustus 2026 besok.

Penyaluran bansos di bulan Agustus 2026 besok salah satunya adalah bansos beras sebanyak 10 kilogram kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Adapun tujuan pencairan bansos beras 2026 ini yaitu sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Penyaluran bansos ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok penerima di tengah berbagai tantangan ekonomi, dengan distribusi yang dilakukan secara bertahap melalui mekanisme dan jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Masyarakat yang terdaftar sebagai penerima diimbau untuk memantau informasi resmi dari pemerintah daerah atau instansi terkait agar mengetahui jadwal dan lokasi pengambilan bantuan.

Baca juga: Cara Daftar Bansos Beras 10 Kg yang Cair Agustus 2026, Cukup Pakai HP

Sebagai informas, jika bantuan pangan atau bansos beras tahap 2 periode Juli-September 2026 ini disalurkan secara sekaligus (one shoot) pada Agustus 2026 kepada 33,24 juta penerima.

Masing-masing penerima manfaat akan mendapatkan 10 kilogram (kg) dengan alokasi 3 bulan sehingga totalnya menjadi 30 kg yang akan disalurkan sekaligus.

Untuk penyaluran bansos tahap 2 ini, total beras yang disalurkan mencapai 997.200 ton untuk 33,24 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Seperti yang sudah dikatakan oleh Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas Nita Yulianis, penyaluran bansos beras 10 kg periode Juli-September 2026 kepada penerima dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) versi 3 (V.3) tahun 2026.

Baca juga: Cek Bansos Kemensos Agustus 2026 Melalui Laman Resmi dan Aplikasi, Cukup Pakai HP

Nita mengungkapkan bansos beras Juli-September 2026 akan disalurkan Bapanas melalui Perum Bulog bagi 33,24 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) masing-masing 10 kg beras selama periode Juli, Agustus, dan September 2026.

Penyaluran Banpang tersebut telah menggunakan basis data terbaru yaitu DTSEN versi 3 yang terbit 10 Juli 2026.

Nah, khusus untuk masyarakat Indonesia yang belum terdaftar DTSEN, kamu bisa lakukan pendaftaran DTSEN untuk bisa menerima bantuan pangan bansos beras Agustus 2026.

Baca juga: Daftar Bansos Tahap III Agustus 2026 Pekan Pertama, Lengkap Cara Cek Status dan Daftarnya

Cara Daftar di DTSEN untuk Bansos Beras 2026

Tribuners, khusus untuk warga yang merasa layak menerima bantuan namun namanya belum pernah tercatat dalam sistem, pendaftaran dapat dilakukan melalui dua jalur, yaitu secara online lewat aplikasi resmi maupun secara offline melalui kantor desa atau kelurahan.

Berikut ini langkah-langkah pendaftaran DTSEN:

1. Jalur online melalui aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store untuk pengguna Android atau App Store untuk pengguna iPhone. Pastikan mengunduh aplikasi resmi milik Kementerian Sosial, bukan aplikasi tiruan yang menyerupai namanya.
  • Buka aplikasi, lalu pilih menu buat akun baru bagi yang belum pernah mendaftar.
  • Isi data diri sesuai KTP, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga, nama lengkap, alamat, dan nomor ponsel aktif.
  • Unggah foto KTP yang jelas dan swafoto (selfie) sambil memegang KTP sesuai instruksi yang muncul di layar, sebagai bagian dari proses verifikasi identitas.
  • Tunggu proses verifikasi akun. Biasanya konfirmasi dikirim melalui email atau notifikasi dalam aplikasi.
  • Setelah akun aktif dan berhasil login, cari menu yang berkaitan dengan usulan atau pengajuan data baru, misalnya menu “Usulan” atau “Tambah Usulan”.
  • Pilih jenis usulan sesuai kondisi, misalnya pengajuan sebagai keluarga yang belum terdaftar dalam DTSEN.
  • Lengkapi formulir data ekonomi dan sosial keluarga secara jujur dan sesuai kondisi sebenarnya.
  • Unggah dokumen pendukung yang diminta sistem, seperti foto KTP, KK, dan foto kondisi rumah jika diminta.
  • Kirim pengajuan, lalu simpan bukti atau nomor referensi pengajuan sebagai catatan pribadi.

Baca juga: Bansos Modal Usaha Mulai Dicairkan Agustus 2026, Begini Syarat dan Cara Pengajuannya

2. Jalur offline melalui desa atau kelurahan

  • Datang langsung ke kantor desa, kelurahan, atau ke Ketua RT/RW setempat untuk menyampaikan keinginan mendaftar sebagai calon penerima bansos.
  • Sampaikan kondisi ekonomi keluarga secara terbuka dan bawa seluruh dokumen yang sudah disiapkan, yaitu KTP, KK, dan surat keterangan domisili jika diperlukan.
  • Isi formulir usulan yang disediakan oleh petugas desa atau kelurahan.
  • Petugas desa biasanya akan melakukan pengecekan awal dan verifikasi lapangan untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi rumah tangga.
  • Data yang sudah diverifikasi di tingkat desa akan dimasukkan ke dalam sistem pusat oleh operator desa melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang terhubung dengan basis data Kemensos.
  • Mintalah bukti atau tanda terima pendaftaran dari petugas sebagai bukti bahwa pengajuan sudah mulai diproses.
  • Data yang telah dimasukkan kemudian melalui pemeriksaan berjenjang, mulai dari RT/RW, kelurahan, kecamatan, Dinas Sosial kabupaten/kota, hingga akhirnya diverifikasi oleh Kementerian Sosial di tingkat pusat.

Baca juga: Daftar Bansos Tahap 3 Lanjutan Cair di Agustus 2026 Tanpa Minyak Goreng

Proses verifikasi dan validasi data, baik yang diajukan secara online maupun offline, umumnya membutuhkan waktu berkisar satu hingga tiga bulan.

Lamanya waktu ini bergantung pada kecepatan pemerintah daerah dalam memproses data, volume pengajuan yang masuk, serta jadwal pemutakhiran data nasional yang dilakukan secara berkala.

Pendaftaran tidak menjamin seseorang otomatis menjadi penerima bansos, karena keputusan akhir tetap mempertimbangkan posisi desil, kuota program, dan kriteria masing-masing jenis bantuan.

Proses daftar dan update memerlukan verifikasi resmi. Hindari calo atau jasa tidak resmi yang menjanjikan proses lebih cepat dengan imbalan sejumlah uang, karena pendaftaran DTSEN sepenuhnya gratis dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.