Polsek Beduai Tingkatkan Antisipasi Karhutla dengan Lakukan Patroli dan Edukasi kepada Warga
Jamadin July 31, 2026 10:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Menghadapi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau 2026, Polsek Beduai, Polres Sanggau, mengintensifkan patroli sekaligus sosialisasi kampanye pencegahan Karhutla di seluruh wilayah hukumnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menyasar desa-desa yang memiliki potensi terjadinya kebakaran lahan, Kamis 30 Juli 2026.

Patroli yang dipadukan dengan kegiatan edukasi kepada masyarakat ini bertujuan membangun kesadaran kolektif agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Langkah preventif tersebut menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menekan potensi munculnya titik api sejak dini sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Beduai menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat mengenai larangan melakukan pembakaran hutan dan lahan beserta konsekuensi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku.

Selain itu, petugas juga memanfaatkan banner berisi pesan-pesan pencegahan Karhutla yang dipasang di sejumlah lokasi strategis sebagai media edukasi kepada masyarakat.

Melalui pendekatan persuasif, masyarakat diberikan pemahaman mengenai berbagai dampak yang ditimbulkan akibat Karhutla, mulai dari gangguan kesehatan akibat kabut asap, kerusakan ekosistem, terganggunya aktivitas ekonomi, hingga ancaman terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana, SH, ME, mengatakan bahwa upaya pencegahan akan lebih efektif apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian dan tanggung jawab yang sama dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.

“Karhutla bukan hanya persoalan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut kepedulian terhadap masa depan lingkungan dan generasi mendatang. Karena itu, kami terus mengajak masyarakat untuk mengubah pola pembukaan lahan yang berisiko menjadi cara-cara yang lebih aman, sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sejak awal,” ujar AKP Heri Triyana.

Menurutnya, patroli dan sosialisasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama musim kemarau dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta seluruh unsur terkait.

• Apel Siaga Karhutla Perkuat Sinergi Lintas Sektor di Sekadau, Imbau Masyarakat Jaga Lingkungan

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem deteksi dini dan mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan indikasi munculnya titik api.

Selain memberikan edukasi, kehadiran personel Polsek Beduai di lapangan juga menjadi bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan wilayah tetap dalam kondisi kondusif.

Pendekatan humanis terus dikedepankan agar pesan-pesan pencegahan dapat diterima dan diterapkan secara nyata oleh masyarakat.

Melalui kegiatan patroli dan kampanye ini, Polsek Beduai berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat sehingga praktik pembukaan lahan dengan cara membakar dapat diminimalkan.

Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga lingkungan tetap lestari selama musim kemarau.

Polsek Beduai menegaskan akan terus mengoptimalkan langkah preventif melalui patroli, edukasi, dan koordinasi lintas sektor sebagai upaya menjaga wilayah hukum tetap aman dari ancaman Karhutla.

Dengan kolaborasi seluruh pihak, diharapkan Kabupaten Sanggau dapat melewati musim kemarau 2026 tanpa bencana kebakaran hutan dan lahan yang berdampak luas. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.