Debit Air Menurun Akibat Kemarau, Sejumlah Wilayah Mamuju Alami Gangguan Distribusi PDAM
Abd Rahman July 31, 2026 11:47 AM

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Mamuju mulai berdampak terhadap pelayanan distribusi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manakarra.

Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Manakarra, Arman, mengatakan penurunan curah hujan dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan debit air baku di sejumlah sumber mengalami penurunan.

Salah satu sumber air yang mengalami penurunan cukup signifikan berada di penampungan Padang Baka, Mamuju. 

Baca juga: Lowongan Kerja Agustus 2026 untuk Lulusan SMA, Ini Syarat dan Cara Daftar

Baca juga: Daftar 18 Desa di Mamuju Tengah Alami Kekeringan dan Krisis Air Bersih Akibat Kemarau El-Nino

Kondisi tersebut membuat distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pelayanan belum dapat berjalan secara maksimal.

"Ada beberapa wilayah pelayanan yang terganggu karena terjadi penurunan debit air baku," ujar Arman saat dikonfirmasi tribun-sulbar.com, Jumat (31/7/2026).

Sejumlah wilayah yang terdampak antara lain Jalan Soekarno Hatta, kawasan Pontiku, Jalan Nuri, Jalan Angsa, sekitar Stadion Manakarra, Jalan Hapati Hasan, Jalan Musa Karim, Jalan Andi Makkassau hingga kawasan Mutiara Gading.

Arman menjelaskan, penurunan debit air tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan Mamuju, tetapi juga dirasakan di sejumlah kecamatan lainnya.

Meski demikian, PDAM Tirta Manakarra terus melakukan pengaturan distribusi agar kebutuhan air masyarakat tetap dapat terpenuhi. Distribusi air ke beberapa wilayah dilakukan secara bergantian menyesuaikan kondisi ketersediaan air baku.

PDAM Tirta Manakarra juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau masih berlangsung.

"Kami berharap masyarakat dapat menghemat penggunaan air agar pelayanan dapat menjangkau lebih banyak pelanggan," tutupnya.(*)

 

Laporan wartawan tribun-sulbar.com Baiq Sukma Widiawati

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.