Berpotensi Hilangnya Pajak, Kendaraan Plat Non BL Menjamur di Aceh Tenggara
Mawaddatul Husna July 31, 2026 12:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi| Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Kendaraan bermotor roda empat maupun roda dua berplat luar daerah (non-BL) semakin menjamur di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh.

Mobil pribadi, mobil penumpang (mopen), mobil barang (mobar), hingga sepeda motor berplat non-BL tampak mendominasi kawasan jalanan tersebut.

Menariknya, sebagian besar kendaraan mewah yang dikendarai oleh para pejabat di Aceh Tenggara juga menggunakan plat luar.

Dampaknya, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang mereka bayar setiap tahunnya masuk ke daerah lain, seperti Sumatera Utara, alih-alih masuk ke Kas Daerah. 

Kondisi ini dinilai merugikan perekonomian dan memperlambat pembangunan daerah, khususnya di Aceh Tenggara.

Soroti Rendahnya PKB, Pemuda Aceh Tenggara Desak Mutasi Massal

Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah, mengimbau para pejabat dan pengusaha lokal untuk segera memutasikan kendaraan mereka ke plat BL Aceh Tenggara.

Imbauan ini menyasar pemilik mobil pribadi mewah seperti Toyota Fortuner, Pajero Sport, Innova Reborn, Honda CR-V.

Kemudian Nissan X-Trail, Avanza Veloz, Mitsubishi Xpander hingga armada angkutan barang seperti mobil pikap dan mobar.

“Realisasi PKB plat BL di Aceh Tenggara selama ini cukup rendah karena banyaknya kendaraan yang beroperasi di sini menggunakan plat luar, terutama plat BK.

Padahal, kontribusi PKB sangat penting untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh,” ujar Dahrinsyah.

Dahrinsyah juga menekankan pentingnya rasa bangga sebagai warga daerah.

Ia meyakini, jika Pejabat Bupati dan DPRK Aceh Tenggara mengeluarkan instruksi atau imbauan resmi, para pejabat daerah akan bersedia memindahkan identitas kendaraan mereka ke plat BL.

“Kita bangga jadi anak Aceh Tenggara, dan kita harus menunjukkan jati diri itu.

Saya yakin dengan adanya imbauan resmi dari pimpinan daerah, para pejabat pasti siap memutasikan kendaraannya,” tegasnya.

Warga: Saya Bangga Pakai Plat BL

Kesadaran untuk mendukung pembangunan daerah salah satunya ditunjukkan oleh Bukhari Budiman, seorang warga Aceh Tenggara.

Ia membagikan pengalamannya saat memutasikan mobil Toyota Kijang Kapsul miliknya dari plat BK ke plat BL Aceh Tenggara.

"Karena, cukup sayang sekali pajak kendaraan bermotor kita bayar ke Kabupaten lain, sementara kita berada di Aceh Tenggara.

Saya bangga pakai plat BL Aceh Tenggara dan tidak ada kendala apapun ketika mengenderai mobil ke Medan atau daerah lain.

Mari kita tunjukkan kalau kita dari Aceh dan bangga jadi penduduk di Aceh Tenggara," katanya. (*)

Baca juga: Genjot Pajak Kendaraan, Anggota DPRA Minta BPKA Sediakan Mobil Samsat Keliling di Aceh Tenggara

Baca juga: Pasokan BBM Bersubsidi di Kabupaten Aceh Tenggara Mulai Berangsur Normal

Baca juga: Hari Ini Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Naik jadi Rp 80.000 per Kilogram

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.