Bocah 5 Tahun Diduga Dibawa Kabur Ayah Kandung dan Diajak Mengemis, Ibu Lapor Polisi
Glery Lazuardi July 31, 2026 10:35 AM

TRIBUNNEWS.COM - Kasus memilukan terjadi di Surabaya, Jawa Timur.

Seorang bocah perempuan berusia lima tahun diduga dibawa kabur ayah kandungnya dan diajak mengemis di jalanan.

Sang ibu yang kehilangan anaknya akhirnya melapor ke polisi, membuka babak baru penyelidikan terkait dugaan eksploitasi anak dalam lingkaran keluarga sendiri.

Peristiwa ini bermula dari unggahan seorang ibu asal Kota Surabaya yang viral di media sosial karena berjuang mencari keberadaan putri kandungnya yang hilang. D

alam unggahan tersebut, sang ibu menduga anaknya dibawa pergi mantan suaminya tanpa izin.

Kisah pilu itu menyita perhatian publik setelah sang ibu mengungkapkan bahwa putrinya diduga dipaksa hidup terlunta-lunta di jalanan dan diajak mengemis demi memenuhi kebutuhan mantan suaminya.

Jika dugaan itu benar, tindakan tersebut dinilai bertentangan dengan putusan pengadilan terkait hak asuh anak yang telah ditetapkan sebelumnya.

Baca juga: 3 Orang Jadi Tersangka Penculikan Bayi di Makassar, Motif Diduga Jaminan Arisan Online

Hak Asuh Disebut Sudah Jatuh ke Ibu

Berdasarkan unggahan akun Instagram @ayucristin93, bocah perempuan berinisial A (5) disebut merupakan anak dari AA (33), warga Kota Surabaya.

Dalam unggahan itu, foto sang anak disertai keterangan mengenai dugaan penyerobotan hak asuh oleh mantan suaminya yang berinisial SU.

AA mengaku telah bercerai dengan SU sejak November 2024. Menurutnya, majelis hakim dalam putusan perceraian telah menetapkan hak asuh anak berada di tangan dirinya.

Selama tinggal bersama ibu kandungnya di kawasan Sawahan, Surabaya, AA menyebut seluruh kebutuhan dasar dan pendidikan anaknya dipenuhi dengan layak. Namun situasi berubah sekitar Februari 2026 ketika mantan suaminya diduga membawa kabur sang anak dan sejak saat itu keberadaannya tidak diketahui.

AA juga memperoleh informasi bahwa mantan suaminya kerap berpindah-pindah tempat tinggal dan sempat diketahui tidur di salah satu sudut Pasar Keputran, Surabaya.

Diduga Tidur di Pasar dan Dipaksa Mengemis

Kondisi memprihatinkan sang anak terungkap melalui dokumentasi visual yang diunggah di media sosial.

Dalam unggahan berbentuk video yang berisi tiga foto, tampak bocah tersebut tertidur di atas alas karpet di samping seorang pria berjaket hitam yang disebut sebagai mantan suami AA.

AA mengatakan lokasi itu berada di salah satu sudut Pasar Keputran.

Ia mengaku pernah mencoba merebut kembali anaknya ketika bertemu di pasar tersebut, tetapi upayanya berujung keributan.

"Saya sempat merebutnya kembali waktu saya temui di pasar itu, tapi malah saya di pukuli dan cekcok rame di situ, biasanya tidur di pasar Keputran surabaya, skarang gk tau kabur kemana," ujarnya saat dihubungi SURYA.CO.ID, Kamis (30/7/2026).

Menurut AA, anaknya diduga dimanfaatkan untuk meminta-minta di sekitar pasar. Ia juga menyebut anaknya kerap mendapat perlakuan kasar dan ancaman tidak diberi makan apabila tidak memperoleh uang dari hasil mengemis.

Kondisi fisik bocah tersebut disebut semakin mengkhawatirkan karena tubuhnya tampak kurus dan pakaiannya lusuh.

"Anak saya diajak mbambung dan setiap hari tidurnya di pasar beralas kardus, anak saya gak dikasih makan kadang sampai 2 hari, sampai badannya kurus, bajunya lusuh, bapaknya gak kerja, hanya mengandalkan uang hasil dari ngemis ke orang-orang, kalau gak dapat uang dari ngemis ya gak dikasih makan anak saya," katanya.

Baca juga: Misteri Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Terlacak di Malaysia, Calon Suami Bongkar Kejanggalan

Lapor ke Polrestabes Surabaya

Merasa kehabisan cara mencari putrinya, AA kemudian menyebarkan informasi secara masif melalui berbagai akun media sosial dengan harapan ada masyarakat yang mengetahui keberadaan anaknya maupun mantan suaminya.

Ia mengaku telah membuat laporan resmi ke Satres PPA-PPO Polrestabes Surabaya agar kasus dugaan penculikan dan eksploitasi anak tersebut dapat diproses secara hukum.

"Iya saya sudah melaporkannya ke Satres PPA-PPO Polrestabes Surabaya, dan berharap anak saya segera ditemukan," pungkasnya.

Unggahan mengenai kasus ini mendapat perhatian luas dari warganet. Hingga Kamis malam (30/7/2026), unggahan tersebut telah ditonton lebih dari satu juta kali, memperoleh 21,1 ribu tanda suka, 1,6 ribu komentar, dan 2,9 ribu kali dibagikan ulang.

Banyak pengguna media sosial menyampaikan doa dan dukungan agar bocah tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat.

"Ya Allah semoga segera ketemu ya, kak Aaamiin," tulis akun IG @novita_mrsh.

Sementara akun lain menuliskan:

"Aku bantu repost dan doa ya kak. Semoga cpt ketemu, jangan kasih nafas kak, apalagi setelah sudah mulai viral, takut nanti dia kabur makin jauh pula," tulis akun IG @lina_wijaya739.

Kemudian komentar lain berbunyi:

"Ikut emosi rasanya. Kasihan bgt km anak cantik, punya Bapak modelan begitu," tulis akun IG @cekerpedascocotetonggo.id.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut dugaan pelanggaran hak asuh sekaligus kemungkinan eksploitasi terhadap anak di bawah umur.

Keluarga berharap aparat kepolisian dapat segera menemukan korban dan memastikan keselamatan serta masa depan sang bocah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.