Jangan Putus Hubungan dengan Ulama, Dr Sirajuddin Saman: Ilmu Mereka Bekal Dunia dan Akhirat
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Di tengah derasnya arus informasi dan beragam pandangan keagamaan yang berkembang di masyarakat, umat Islam diingatkan agar tidak memutus hubungan dengan para ulama.
Sebab, ulama merupakan pewaris para nabi yang memiliki tanggung jawab membimbing umat menuju jalan yang diridhai Allah SWT berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah.
Dewan Pembina Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Dr Tgk H Sirajuddin Saman MA, mengatakan, kedudukan ulama sangat istimewa dalam Islam karena mereka mewarisi ilmu para nabi, bukan harta benda.
Dalam hadist riwayat Tirmidzi, Ahmad dan Abu Daud, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Para ulama adalah pewaris Nabi, para Nabi tidak mewariskan dirham dan dinar (harta), mereka mewariskan ilmum maka barangsiapa yang mengambilnya sungguh mereka telah mengambil yang banyak (menguntungkan)”.
“Para ulama memiliki pengetahuan yang senantiasa selalu dibutuhkan umat agar mereka terbimbing menuju ridha Ilahi, menuju umat terbaik dan mendapat petunjuk dari-Nya,” ujar Tgk Sirajuddin, yang juga Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar, Gampong Deunong, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Kamis (30/7/2026).
Maka, katanya, umat harus mengambil kesempatan sebanyak mungkin untuk mendapatkan pengetahuan dari mereka sebagai salah satu bekal penting dalam meniti kehidupan di dunia dan mendatangkan kebahagiaan di akhirat nanti.
Tgk Sirajuddin juga mengutip firman Allah SWT dalam Surah Fathir ayat 28, “Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba hambaNya adalah ulama, sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha pengampun.”
Disisi lain, ia menambahkan, Islam memberikan perhatian besar terhadap pentingnya ilmu pengetahuan.
Hal itu ditegaskan Allah SWT dalam Surah At-Taubah ayat 122 yang mendorong sebagian umat untuk memperdalam ilmu agama agar dapat memberikan bimbingan kepada masyarakat.
“Ayat ini dengan jelas mengarahkan agar penyebaran ilmu pengetahuan tidak terhenti disebabkan apapun termasuk oleh perang, dan juga memberi pemahaman bahwa hidup manusia tidak dapat dilepaskan dari ilmu pengetahuan terutama pengetahuan terkait iman dan ibadah,” ungkapnya.
Tgk Sirajuddin menyebutkan sejumlah keutamaan yang diberikan Allah SWT kepada para ulama. Selain disebut sebagai pewaris nabi, ulama juga mendapat derajat yang tinggi di sisi Allah sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11.
Ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa orang yang paling dekat derajatnya dengan kenabian adalah para ulama dan para pejuang di jalan Allah.
Karena itu, ia mengajak umat Islam untuk senantiasa memuliakan ulama dengan menghargai perjuangan mereka dalam berdakwah, menaati nasihat mereka selama berada di jalan kebaikan, serta tidak memutus hubungan dengan para ulama.
"Umat harus terus mengikuti bimbingan ulama, bertanya kepada mereka ketika tidak memahami persoalan syariat, mencintai mereka, tidak berburuk sangka, serta menyerahkan urusan agama kepada ahlinya," ujarnya.
Tgk Sirajuddin menegaskan, Rasulullah SAW juga mengingatkan agar setiap urusan diserahkan kepada orang yang memiliki keahlian.
Menurutnya, persoalan umat dan pembinaan kehidupan keagamaan merupakan ranah para ulama yang harus terus didengar dan diikuti.
“Muliakanlah mereka sebagai salah satu bentuk ketaatan kita kepada Rasulullah SAW yang secara tidak langsung menyebutkan bahwa ulama merupakan manusia mulia setelah beliau. Semoga Allah SWT senantiasa merahmati kita, menjadikan kita hamba-hamba yang dicintai-Nya,” pungkasnya. (ar)