BPJS Kesehatan Perkuat Peran PIC Desa dalam Penyampaian Informasi Status Kepesertaan JKN di Benteng
Ricky Jenihansen July 31, 2026 01:53 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH – BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu terus memperkuat peran perangkat desa sebagai ujung tombak penyebaran informasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi pelaksanaan penyampaian informasi status kepesertaan JKN kepada perangkat desa se-Kabupaten Bengkulu Tengah yang digelar di Aula Pendopo Bupati Bengkulu Tengah, Rabu (29/7/2026).

Melalui kegiatan ini, BPJS Kesehatan berharap perangkat desa dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat mengenai status kepesertaan JKN kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Tiga Peran Perangkat Desa dalam Program JKN

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Syafrudin Imam Negara, mengatakan terdapat tiga peran utama yang diharapkan dapat dijalankan perangkat desa dalam mendukung Program JKN.

Peran pertama adalah memberikan informasi kepada masyarakat mengenai status kepesertaan JKN.

Peran kedua adalah mengajak atau mengadvokasi peserta yang memiliki tunggakan iuran agar kembali aktif membayar kontribusi.

Sementara itu, peran ketiga adalah mendorong masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui pemanfaatan Program JKN.

"Fokus teman-teman perangkat desa adalah memberikan informasi secara proaktif terkait JKN kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing," kata Syafrudin.

Menurut Syafrudin, selama ini masih banyak masyarakat yang menanyakan berbagai hal terkait JKN kepada perangkat desa.

Namun, tidak semua perangkat desa memiliki informasi yang lengkap untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Karena itu, melalui sosialisasi ini, BPJS Kesehatan ingin mendekatkan informasi mengenai Program JKN kepada masyarakat melalui aparatur desa.

Perangkat Desa Dilengkapi Data dan Regulasi

Selain penyampaian materi sosialisasi, BPJS Kesehatan juga akan melengkapi perangkat desa dengan data pendukung serta regulasi yang berkaitan dengan kepesertaan JKN.

"Program JKN kita dekatkan ke masyarakat desa. Nantinya juga akan kami sampaikan data pendukung dan regulasinya sehingga perangkat desa memiliki informasi yang jelas saat memberikan penjelasan kepada masyarakat," ujarnya.

Syafrudin menambahkan, perangkat desa merupakan ujung tombak pemerintahan karena menjadi struktur pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat.

Karena itu, perangkat desa juga memiliki peran dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional.

"Perangkat desa adalah bagian dari pemerintah. Mereka juga harus memiliki peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui Jaminan Kesehatan Nasional," tambahnya.

Harapan Dinas PMD Bengkulu Tengah

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkulu Tengah, Marhalim, berharap seluruh perangkat desa yang mengikuti sosialisasi dapat memahami materi yang disampaikan dan meneruskannya kepada masyarakat.

Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai status kepesertaan JKN akan membantu perangkat desa memberikan informasi yang benar sekaligus menjawab berbagai persoalan yang sering muncul di tengah masyarakat.

"Harapannya perangkat desa yang hadir hari ini menerima informasi dengan baik, kemudian menyampaikan informasi terkait status kepesertaan masyarakat terhadap JKN. Mudah-mudahan melalui sosialisasi ini mereka lebih paham sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak keliru, termasuk saat menanggapi berbagai permasalahan di lapangan," kata Marhalim. (Adv)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.