TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Bitung Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Sulawesi Utara.
Peringatan dini tersebut berlaku pada 31 Juli-3 Agustus 2026.
BMKG menjelaskan, potensi gelombang tinggi dipengaruhi oleh bibit Siklon Tropis 94W di Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya.
Secara umum, angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan berkisar 6–25 knot.
Kecepatan angin tertinggi berpeluang terjadi di perairan Minahasa Utara, Kepulauan Sitaro, Sangihe, dan Talaud sehingga dapat meningkatkan tinggi gelombang di wilayah tersebut.
BMKG pun mengimbau masyarakat khususnya nelayan dan operator kapal, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca di laut.
Untuk keselamatan pelayaran, BMKG mengingatkan bahwa perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.
Lalu kapal tongkang berisiko saat kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter.
Informasi tersebut berlaku hingga 3 Agustus 2026 pukul 08.00 Wita.
Berikut sejumlah wilayah yang diminta waspada:
Gelombang setinggi 1,25-2,5
Perairan Minahasa Utara
Perairan Kepulauan Sitaro
Perairan Kepulauan Sangihe
Baca juga: Lirik Lagu Memukau - Willy Anggawinata
Baca juga: Gempa Bumi Guncang Sulawesi Tengah Jumat 31 Juli 2026, Pusat Guncangan Terjadi Siang Ini di Poso
Perairan Kepulauan Talaud
Laut Maluku
(*)