BREAKING NEWS - Aksi Damai Pesilat Surabaya, Begini Kondisi Terkini Simpang Teuku Umar-Pandegiling
faridmukarrom July 31, 2026 03:48 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, SURABAYA - Suasana di persimpangan Jalan Teuku Umar dan Jalan Pandegiling, Kota Surabaya, terpantau kondusif pada Jumat (31/7/2026) siang.

Lokasi yang beberapa hari lalu menjadi pusat aksi solidaritas pasca bentrokan berdarah antara kelompok debt collector dan petugas valet itu kini kembali dipadati aktivitas kendaraan seperti biasa.

Persimpangan tersebut sebelumnya menjadi titik berkumpul massa aksi solidaritas dari kubu korban pembacokan yang digelar pada Sabtu (25/7/2026).

Aksi itu merupakan buntut dari bentrokan yang dipicu upaya sejumlah oknum debt collector mengambil sebuah mobil Suzuki Karimun yang diduga menunggak angsuran.

Baca juga: PWI dan IJTI Nganjuk Gelar Aksi Damai, Desak Prabowo Klarifikasi Pernyataan ‘Londo Ireng’

Bentrokan Dipicu Penarikan Mobil Diduga Menunggak Angsuran
Peristiwa bermula ketika oknum debt collector berusaha menarik mobil Suzuki Karimun yang disebut menunggak pembayaran cicilan.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi perkelahian antara kedua kubu dan berujung aksi saling serang menggunakan senjata tajam.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Tiga Orang Terluka, Satu Jari Putus
Dua korban berasal dari pihak petugas valet.

Korban berinisial F (25) mengalami luka robek pada bagian pantat, sedangkan DI (28) menderita luka robek di lengan kiri akibat sabetan senjata tajam.

Sementara itu, dari kubu debt collector, seorang pria berinisial RM juga menjadi korban. Ia diduga terkena sabetan parang yang diayunkan rekannya sendiri saat keributan berlangsung.

Akibat insiden tersebut, jari manis tangan kiri RM putus dan tertinggal di lokasi kejadian.

Arus Lalu Lintas Kembali Lancar
Pantauan pada Jumat (31/7/2026) siang menunjukkan kondisi di simpang Jalan Teuku Umar dan Jalan Pandegiling telah kembali normal.

Aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas berlangsung lancar tanpa adanya penutupan jalan maupun konsentrasi massa seperti saat aksi solidaritas beberapa hari sebelumnya.

Meski situasi di lokasi telah kondusif, kasus bentrokan berdarah yang melibatkan oknum debt collector tersebut masih menjadi perhatian publik dan proses penanganannya masih terus berjalan.
 
 (Luhur Pambudi/tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.