BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dalam rangka kunjungan belajar dan kerja, jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melaksanakan peninjauan langsung ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat, Kabupaten Bangka, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum bagi Pemprov Bengkulu untuk saling berbagi pengalaman, Gubernur Bengkulu melihat langsung sistem pelayanan kesehatan yang diterapkan di rumah sakit.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kualitas pelayanan serta keramahan tenaga medis di RSUD Depati Bahrin.
Menurutnya, rumah sakit ini menunjukkan standar pelayanan yang luar biasa dengan dokter, direktur dan perawat yang ramah serta senyum yang senantiasa menyapa para pasien.
"Di sini rumah sakitnya luar biasa, dokternya, direkturnya, perawatsnya semuanya baik, senyumnya manis-manis, ramah-ramah," ungkap Helmi.
Ia juga menekankan pentingnya menempatkan posisi aparatur pemerintah sebagai pelayan masyarakat, bukan sebagai raja atau penguasa, mengingat fasilitas dan kesejahteraan yang diterima bersumber dari rakyat.
Oleh karena itu, pelayanan terbaik kepada masyarakat yang datang berobat harus diutamakan.
Bupati Bangka, Fery Insani turut memberikan penjelasan mengenai perkembangan signifikan yang telah dicapai oleh RSUD Depati Bahrin.
Ia mengungkapkan RSUD Depati Bahrin, kini telah BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) dan berstatus mandiri.
"Ini rumah sakit sudah BLUD ya, sudah BLUD dan sudah mandiri. Kira-kira 97 persen sudah bisa membiayai diri sendiri," kata Fery.
Dirinya menambahkan bahwa peningkatan status akreditasi rumah sakit juga terus berproses secara bertahap, mulai dari tingkat dasar hingga peningkatan ke level yang lebih tinggi demi menjaga mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.
"Melalui kunjungan ini, diharapkan praktik baik dari RSUD Depati Bahrin, dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam meningkatkan tata kelola fasilitas kesehatan yang mandiri, profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat," bebernya.
Gubernur Babel bersama rombongan ketika melaksanakan kunjungan, bertemu pasien di sejumlah ruangan rawat inap dan memberikan bingkisan.
(Bangkapos.com/Adi Saputra)