Wali Kota Tarakan Lantik Abdul Azis Hasan Jadi Sekda Tarakan, Kawal RPJMD hingga 8 Misi Khusus 
Junisah July 31, 2026 07:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN- Wali Kota Tarakan, dr H Khairul M Kes., resmi melantik Abdul Azis Hasan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Tarakan dalam prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Pemkot Tarakan, Jumat (31/7/2026).

Dalam sambutannya, Khairul menegaskan pelantikan Sekda Tarakan memiliki makna yang berbeda dibanding pelantikan pejabat eselon II lainnya. 

Jabatan Sekda disebutnya sebagai posisi tertinggi dalam jenjang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah sehingga proses pengisiannya dilakukan secara lebih terbuka dan melibatkan berbagai pihak.

Bahkan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut diundang secara khusus untuk menyaksikan pelantikan Sekda Tarakan.

Baca juga: Sekda Tarakan Gelar Pertemuan Bahas Pedagang Asongan Anak, Tak Boleh Jualan saat Jam Sekolah

"Pelantikan SekdaTarakan ini agak istimewa memang karena menghadirkan Forkopimda. Kalau pejabat eselon II yang lain biasanya tidak. Karena Sekretaris Daerah ini adalah jabatan puncak di ASN. Oleh karena itu hari ini Forkopimda kita undang untuk menyaksikan pelantikan Sekda," kata Khairul.

Pada kesempatan itu, Khairul menyampaikan ucapan selamat kepada Abdul Azis Hasan yang resmi mengemban amanah sebagai Sekda Tarakan.

Ia mengungkapkan, proses pengisian jabatan Sekda Tarakan berlangsung cukup panjang sejak Mei 2026 melalui mekanisme seleksi terbuka atau panitia seleksi (pansel).

Menurutnya, seluruh tahapan dilakukan sesuai prosedur mulai dari persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN), pembentukan panitia seleksi, penentuan tiga kandidat terbaik, rekomendasi Gubernur Kalimantan Utara, hingga penerbitan pertimbangan teknis dari BKN sebelum akhirnya menetapkan satu nama.

"Kita mulai pansel bulan Mei. Jadi prosesnya Mei, Juni, Juli, sekitar tiga bulan karena memang prosesnya cukup panjang. Sebelum pansel dimulai, kita minta persetujuan BKN, lalu menyusun jadwal, baru pansel bekerja memilih tiga terbaik dari sembilan peserta. Setelah itu masih ada rekomendasi gubernur, kemudian pertek BKN, baru kita menetapkan satu nama," ujarnya.

Baca juga: Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran, Sekda Tarakan Pastikan ASN Hadir, Absensi Digital Jadi Acuan

Khairul menekankan proses yang panjang tersebut menjadi bukti bahwa pengangkatan Sekda dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Karena itu, pejabat yang terpilih memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam menjalankan amanah.

"Saya ingin menyampaikan bahwa proses ini begitu panjang dan transparan. Oleh karena itu pejabat yang dipilih tentu harus punya tanggung jawab moral yang lebih besar. Karena prosesnya panjang, banyak yang terlibat dan banyak tahapan yang dilewati. Tentu kita berharap Sekretaris Daerah benar-benar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik," tegasnya.

Dalam arahannya, Khairul menjelaskan tugas utama Sekda bukan hanya mengoordinasikan organisasi perangkat daerah (OPD), tetapi juga memastikan seluruh target pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tarakan Tahun 2025–2029 dapat tercapai.

Menurutnya, wali kota dan wakil wali kota tidak mungkin mengawasi seluruh pekerjaan teknis di masing-masing OPD sehingga peran Sekda menjadi sangat penting sebagai penggerak birokrasi.

"Esensi tugas Sekretaris Daerah sebenarnya membantu dan mengoordinasikan OPD-OPD dalam rangka pencapaian RPJMD 2025 sampai 2029. Wali kota dan wakil wali kota tidak punya waktu mengurusi hal-hal yang sangat teknis. Karena itu Sekretaris Daerah dibantu para asisten harus mengawal pelaksanaan RPJMD setiap hari," ucapnya.

Abdul Azis Hasan Sekda Tarakan 02 31072026
PELANTIKAN SEKDA TARAKAN- Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., resmi melantik Abdul Azis Hasan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tarakan dalam prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pemerintah Kota Tarakan, Jumat (31/7/2026).

Ia meminta Sekda Tarakan terus melakukan evaluasi terhadap capaian program prioritas pemerintah daerah, termasuk memastikan berbagai indikator kinerja pemerintahan seperti reformasi birokrasi, indeks pelayanan publik, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), hingga indikator lain yang menjadi penilaian pemerintah pusat terhadap daerah dapat meningkat.

Khairul menilai pengalaman Abdul Azis Hasan selama bertugas di berbagai organisasi perangkat daerah menjadi modal kuat untuk memimpin birokrasi Kota Tarakan.

Sebelum dipercaya menjadi Sekda, Abdul Azis Hasan diketahui pernah menduduki sejumlah jabatan strategis mulai dari lurah, kepala dinas, Kepala Satpol PP, Kepala BPBD, Kepala DKPP, Kepala BKPSDM hingga Kepala Inspektorat.

"Saya yakin karena Pak Sekda ini sudah punya pengalaman banyak, sudah melintang di pemerintahan, memegang beberapa jabatan. Hampir semua jabatan sudah pernah dijalani. Itu menjadi salah satu pertimbangan kita menetapkan Bapak Abdul Azis Hasan menjadi Sekretaris Daerah," pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.