TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pilihan melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan mulai diperkenalkan kepada pelajar di Bali Utara.
Melalui Program Si Raja Cerdas, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja mengajak siswa di SMA Negeri 1 Singaraja dan SMA Negeri Bali Mandara mengenal lebih dekat Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas), Jumat 31 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapat gambaran mengenai jalur pendidikan kedinasan di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Informasi yang diberikan tidak hanya mencakup profil Poltekimipas, tetapi juga program studi, mekanisme seleksi, kehidupan taruna selama menempuh pendidikan, hingga peluang berkarier sebagai aparatur sipil negara setelah lulus.
Agar lebih mudah dipahami, materi disampaikan langsung oleh tim Kantor Imigrasi Singaraja bersama Taruna dan Taruni Poltekimipas.
Para siswa memanfaatkan kesempatan itu untuk bertanya mengenai persyaratan masuk, proses pendidikan, hingga pengalaman selama menjalani kehidupan sebagai taruna.
Baca juga: VIDEO Dua WNA Viral Freestyle Motor di Canggu Bali, Polisi Telusuri Identitas Lewat Rekaman CCTV
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Anak Agung Gde Kusuma Putra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperluas wawasan generasi muda terhadap pilihan pendidikan setelah lulus sekolah menengah.
"Melalui Program Si Raja Cerdas, kami ingin membuka wawasan generasi muda mengenai Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai salah satu sekolah kedinasan yang memiliki peran strategis dalam mencetak aparatur profesional di bidang imigrasi dan pemasyarakatan," ujarnya.
Menurutnya, kehadiran taruna dan taruni di tengah para pelajar diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai kehidupan di lingkungan pendidikan kedinasan sekaligus memotivasi siswa untuk mempersiapkan diri sejak dini apabila ingin mengikuti seleksi Poltekimipas.
Program Si Raja Cerdas, lanjutnya, akan terus menyasar sekolah-sekolah di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja sebagai bagian dari upaya memberikan akses informasi mengenai sekolah kedinasan sekaligus mendorong lahirnya aparatur negara yang profesional dan berintegritas. (mer)