TRIBUNBANTEN.COM, SERANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Banten resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V Tahun 2026 di Hotel Aston Serang, Jumat (31/7/2026).
Forum tertinggi di tingkat provinsi tersebut menjadi momentum penting bagi partai dalam menentukan arah kepemimpinan sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi menjelang agenda politik ke depan. Pelaksanaan Musda V berlangsung setelah seluruh tahapan persiapan dinyatakan rampung.
Ketua Panitia Musda V yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat Provinsi Banten, Syahril, menegaskan seluruh proses telah dilaksanakan sesuai tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Dalam proses penjaringan, Ketua DPD Partai Demokrat Banten, Iti Octavia Jayabaya, menjadi calon tunggal yang mengikuti kontestasi pemilihan ketua pada Musda V.
Baca juga: Pramono Anung Puji Komitmen Gubernur Andra Soni Perkuat Ketahanan Pangan Banten, Ini Proyeknya
Menurut Syahril, seluruh tahapan mulai dari pembukaan pendaftaran hingga proses verifikasi dukungan telah berjalan secara tertib dan sesuai prosedur organisasi.
"Seluruh tahapan Musda telah berjalan dengan baik. Dimulai dari pembukaan pendaftaran calon pada 24 hingga 29 Juli, kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi terhadap keabsahan dukungan calon," ujar Syahril dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi maupun pelaksanaan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
Lebih dari itu, forum tersebut merupakan ruang strategis bagi kader untuk memperkuat arah perjuangan sekaligus menjaga soliditas organisasi di tingkat provinsi.
Menurutnya, setiap keputusan yang dihasilkan dalam Musda akan menjadi landasan bagi perjalanan organisasi ke depan.
Karena itu, seluruh kader diharapkan memanfaatkan forum tersebut untuk memperkokoh semangat persatuan dan meningkatkan rasa memiliki terhadap Partai Demokrat.
"Musda hari ini bukan hanya sekadar forum tempat berkumpulnya kader, tetapi forum yang melahirkan keputusan-keputusan strategis dan konsolidasi partai secara menyeluruh. Forum ini hadir untuk menguatkan rasa persatuan dan memperkokoh rasa memiliki atau sense of belonging seluruh kader Partai Demokrat di Banten," katanya.
Musda V Partai Demokrat Banten diikuti sekitar 300 peserta yang berasal dari berbagai unsur partai. Peserta terdiri atas jajaran pengurus DPD, kader dari kabupaten dan kota, serta tamu undangan.
Agenda tersebut juga dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten Iti Octavia Jayabaya, serta anggota DPR RI dan DPRD dari Partai Demokrat se-Provinsi Banten.
Dalam kesempatan itu, Syahril menekankan bahwa keberhasilan sebuah organisasi politik tidak hanya ditentukan oleh struktur yang dimiliki, melainkan juga oleh semangat pengabdian para kader yang menjalankan roda organisasi.
Ia menggambarkan struktur organisasi sebagai alat perjuangan, sedangkan pengabdian, loyalitas, dan komitmen kader merupakan ruh yang menjaga partai tetap hidup dan berkembang.
Menurutnya, kedua unsur tersebut harus berjalan beriringan agar Partai Demokrat mampu terus berdiri kokoh menghadapi berbagai tantangan politik.
"Struktur organisasi adalah alat perjuangan. Namun, ruh utamanya adalah pengabdian, khidmat, dan loyalitas kader. Ketika alat dan ruh itu berjalan selaras, maka organisasi akan semakin kuat," ujarnya.
Selain menyoroti pentingnya konsolidasi organisasi, panitia Musda juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Iti Octavia Jayabaya selama memimpin DPD Partai Demokrat Provinsi Banten.
Syahril menilai kepemimpinan Iti telah mampu menjaga kebersamaan di internal partai sekaligus mempertahankan semangat kader dalam menjalankan aktivitas organisasi.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Iti Octavia Jayabaya yang telah memimpin dengan hati, merawat kebersamaan, dan terus menyalakan semangat juang kader hingga hari ini," ungkapnya.