TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH — Pemerintah Kabupaten Mempawah resmi melepas 54 anggota kafilah yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, di Rumah Dinas Bupati Mempawah pada Jumat (31/7/2026).
Kafilah Kabupaten Mempawah dijadwalkan mengikuti seluruh rangkaian gelaran MTQ Provinsi Kalbar yang akan dipusatkan di Kabupaten Kayong Utara mulai 1 hingga 8 Agustus 2026. Para peserta terbaik daerah ini bakal bersaing di pelbagai cabang perlombaan untuk membawa pulang prestasi terbaik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Juli Suryadi menegaskan bahwa pelepasan kafilah bukan sekadar kegiatan seremoni tahunan.
Melainkan sebuah amanah penting bagi duta-duta terbaik daerah dalam mengemban syiar Islam.
"Momentum ini sangat bermakna karena kita melepas putra dan putri terbaik Kabupaten Mempawah untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat," ujar Juli Suryadi.
"MTQ bukan hanya perlombaan mengejar prestasi, tetapi juga menjadi wahana membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan serta membentuk generasi Qurani yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," tambahnya.
Baca juga: Kantongi Dukungan Sembilan PK & Bahlil Lahadalia, Safruddin Asra Calon Tunggal Ketua Golkar Mempawah
Wakil Bupati turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta, pelatih, pembina, serta pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Mempawah yang telah mencurahkan waktu dan tenaga selama masa pemusatan latihan.
"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas seluruh persiapan yang telah dilakukan. Semoga segala ikhtiar ini membuahkan hasil terbaik dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Mempawah," tuturnya.
Ia meyakini bahwa persiapan matang yang telah dilalui akan menjadi bekal dan modal kepercayaan diri yang kuat saat bertanding dengan utusan dari kabupaten/kota lain.
Di hadapan para peserta, Juli mengingatkan agar seluruh anggota kafilah senantiasa menata niat untuk beribadah dan menjadikan ajang MTQ sebagai sarana memperkuat syiar Al-Qur'an.
Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah serta menjadikan rekam jejak prestasi Mempawah di ajang sebelumnya sebagai suntikan semangat, bukan pemicu beban mental.
"Jaga disiplin, kekompakan, kesehatan, dan nama baik Kabupaten Mempawah. Tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh rasa percaya diri, tetap rendah hati, menghormati peserta dari daerah lain, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan ukhuwah Islamiyah. Jadikan prestasi terdahulu sebagai motivasi, bukan sebagai beban," tegasnya.
Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Mempawah Safrudin Arsa, Ketua LPTQ Kabupaten Mempawah Ismail, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan terkait.
Mengutip dari Wikipedia MTQ adalah singkatan dari Musabaqah Tilawatil Quran, sebuah festival dan jenis perlombaan membaca, menghafal, serta memahami isi Al-Qur'an di Indonesia.
Cabang Lomba Utama
Tilawah: Seni membaca Al-Qur'an dengan lagu dan aturan tajwid.
Hifzil: Menghafal Al-Qur'an dengan berbagai kapasitas juz.
Tafsir & Syarah: Menafsirkan isi Al-Qur'an dan memberikan ceramah atau penjelasan kandungannya.
Kaligrafi & Karya Ilmiah: Seni menulis indah huruf Arab serta penulisan ilmiah tentang Al-Qur'an.
Jenjang Penyelenggaraan
Tingkat Desa/Kecamatan: Ajang seleksi awal di wilayah lokal.
Tingkat Kabupaten/Kota: Kompetisi antar kecamatan untuk mencari wakil daerah.
Tingkat Provinsi & Nasional: Puncak kompetisi tingkat regional dan nasional yang diadakan rutin setiap tahun atau dua tahun sekali. (*)