‘Saya ketiduran’: Cole Palmer yang dicoret dari Piala Dunia mengaku melewatkan separuh kemenangan Inggris atas Meksiko
Aurora Nightingale August 01, 2026 03:08 AM

Cole Palmer mengungkapkan bahwa ia tanpa sengaja tertidur saat menyaksikan sebagian dari kemenangan dramatis Inggris atas Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia setelah begadang mengikuti pertandingan itu dari Australia ketika menjalani tur pramusim Chelsea.

Gelandang Chelsea tersebut, yang secara mengejutkan tidak masuk dalam skuad 26 pemain pilihan Thomas Tuchel untuk Piala Dunia FIFA 2026, mengaku sempat tertidur saat jeda babak pertama dalam laga yang akhirnya dimenangi Inggris 3-2 di Stadion Azteca, salah satu pertandingan paling menonjol di turnamen itu.

Palmer menyampaikan pengakuan bernada santai itu ketika berbicara kepada para wartawan dalam persiapan pramusim Chelsea, yang memancing tawa dari mereka yang hadir.

Palmer mengaku melewatkan separuh dari kemenangan terbesar Inggris di Piala Dunia

Saat ditanya apakah ia mengikuti perjalanan Inggris di Piala Dunia, Palmer mengatakan bahwa ia menonton laga fase gugur melawan Meksiko, meski waktu sepak mula yang larut malam terbukti terlalu berat baginya.

“Menonton Piala Dunia? Ya; saya menonton Meksiko melawan Inggris tetapi tertidur saat turun minum.”

Berbicara lebih lanjut mengenai mengikuti turnamen dari Australia, Palmer menjelaskan bahwa jadwal pertandingan yang tidak biasa membuatnya sulit menyaksikan setiap laga secara langsung.

“Jelas saya sedang berada jauh, dan waktunya agak gila di Amerika, jadi itu sedikit sulit, tetapi saya memang menonton pertandingan-pertandingannya.”

Laga babak 16 besar itu dimulai pada dini hari setelah cuaca buruk menunda kick-off selama satu jam, sehingga menjadi tontonan yang menantang bagi para penonton di zona waktu berbeda.

Inggris menorehkan salah satu kemenangan terbaik mereka di Piala Dunia

Palmer mungkin melewatkan babak kedua, tetapi Inggris kemudian menampilkan salah satu performa Piala Dunia mereka yang paling berkesan.

Jude Bellingham mencetak dua gol sebelum jeda untuk memberi Inggris kendali atas pertandingan, sebelum Meksiko bangkit setelah turun minum.

Inggris kemudian harus bermain dengan 10 orang setelah Jarell Quansah menerima kartu merah, namun tetap bertahan dengan kokoh, dengan Harry Kane mengeksekusi penalti penentu ketika tim asuhan Tuchel mengamankan kemenangan susah payah 3-2 di Stadion Azteca untuk melaju ke perempat final.

Hasil tersebut secara luas dianggap sebagai salah satu kemenangan tandang terbaik Inggris dalam sejarah Piala Dunia.

Pencoretan dari Piala Dunia terus menjadi motivasi bagi Palmer

Palmer adalah salah satu nama terbesar yang ditinggalkan dari skuad Inggris meski kembali menikmati musim yang mengesankan bersama Chelsea.

Merefleksikan kekecewaan itu, pemain berusia 24 tahun tersebut mengakui bahwa diabaikan telah menjadi sumber motivasi menjelang musim baru.

“Secara alami, jika seseorang memberi tahu Anda bahwa Anda tidak cukup bagus untuk masuk skuad, Anda akan berusaha lebih keras.”

Meski gagal tampil di Piala Dunia menjadi kemunduran besar, Palmer mengakui ada satu sisi positif setelah kampanye 2025-26 yang terganggu cedera, karena hal itu akhirnya memberinya kesempatan untuk benar-benar memulihkan kondisi fisik.

Ia juga membagikan kisah lain yang khas dengan gaya merendah saat membahas penanganan masalah selangkangan yang sudah lama dialaminya.

“Saya pergi ke Denmark, Swedia, salah satu negara itu saya lupa, untuk membahas operasi, tetapi kami memutuskan saya tidak perlu menjalaninya.”

Setelah mencari nasihat medis spesialis di Skandinavia, Palmer pada akhirnya terhindar dari operasi dan kini telah kembali sepenuhnya bugar untuk persiapan Chelsea.

Siap memulai lembaran baru di bawah Xabi Alonso

Palmer kini memusatkan perhatian pada kampanye mendatang di bawah pelatih kepala baru Chelsea, Xabi Alonso, dengan sang gelandang terlibat penuh dalam program pramusim klub.

Chelsea melanjutkan persiapan mereka dengan laga persahabatan melawan Tottenham Hotspur sebelum membuka kampanye Liga Utama Inggris melawan Fulham pada akhir Agustus.

Setelah memanfaatkan musim panas untuk memulihkan diri usai musim yang diganggu cedera serta kekecewaan karena gagal masuk skuad Piala Dunia Inggris, Palmer kini akan berusaha memaksa dirinya kembali ke dalam rencana Thomas Tuchel lewat penampilan kuat di level klub.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.