TRIBUNNEWS.COM - Persiapan Al Nassr menjelang musim baru Liga Arab Saudi memang sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu.
Kompetisi Liga Arab Saudi sendiri akan dimulai kurang dari dua pekan lagi, yaitu pada 13 Agustus mendatang.
Pelatih Ange Postecoglou mengawasi langsung latihan yang dijalani para pemain Al Nassr.
Memang belum semua pemain Al Nassr bergabung lagi dengan tim yang menjadi juara liga musim lalu ini.
Bintang terbesar mereka, Cristiano Ronaldo, masih menghabiskan waktu dengan berlibur.
CR7 masih sempat bermain padel bersama rekan-rekannya, yang kemudian diunggah ke media sosial.
Sedangkan beberapa nama lain, seperti Joao Felix dan Sadio Mane, akan bergabung dalam waktu dekat.
Cepat atau lambat, para pemain bintang tim akan bergabung dan memulai persiapan mereka secara bersama-sama.
Masalahnya, Al Nassr hingga kini belum mendatangkan bintang baru untuk memperkuat skuad musim depan.
Cristiano Ronaldo masih menanti kawan baru yang berkualitas untuk ditambahkan.
Padahal Al Nassr sudah kehilangan Marcelo Brozovic yang tak kunjung memperpanjang kontraknya di Saudi.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Masuk Pusaran Konflik, Rivalitas Al Nassr dan Al Ahli Kembali Memanas
Hilangnya Brozovic cukup terasa bagi lini tengah Al Nassr musim lalu.
Terutama di akhir-akhir musim, permainan Al Nassr semakin bergantung ke sisi sayap.
Kegiatan Al Nassr yang cukup minim di bursa transfer sebenarnya bukan tanpa sebab.
Mereka dikabarkan sedang mengalami krisis keuangan yang menjerat dalam beberapa waktu terakhir.
Al Nassr bahkan disebut dilarang merekrut pemain baru setelah pemilik mayoritas, Public Investment Fund (PIF), menghentikan pendanaan hingga kondisi keuangan membaik.
Laporan surat kabar Arab Saudi Al-Riyadiah menyebutkan, total kewajiban finansial klub-klub elite Liga Arab Saudi kini telah melampaui 800 juta riyal Saudi atau sekitar 187 juta euro (sekitar Rp3,69 triliun) yang membuat Al Nassr turut terdampak.
Seorang sumber internal yang dekat dengan PIF mengungkapkan bahwa krisis tersebut dipicu oleh buruknya pengelolaan keuangan pada musim lalu sehingga klub kini berada di bawah pengawasan ketat Liga Arab Saudi.
Akibatnya, PIF mengambil langkah tegas untuk menghentikan bertambahnya utang dengan membatasi kewenangan manajemen klub dalam mengambil keputusan finansial, termasuk mendatangkan pemain baru.
Saat ditanya apakah manajemen Al Nassr kini dilarang menyetujui kontrak pemain baru, sumber tersebut memberikan jawaban tegas.
"Ya, tidak akan ada kesepakatan kontrak selama manajemen tidak menyediakan likuiditas dari pendapatan klub," kata sumber internal yang dekat dengan PIF yang tak ingin disebut namanya, dikutip dari Goal Internasional.
Artinya, Al Nassr tidak bisa melakukan transfer pemain hingga mampu membuktikan bahwa mereka memiliki dana yang cukup dari pemasukan sponsor, pendapatan komersial, maupun sumber pendapatan klub lainnya.
Situasi ini menjadi pukulan besar bagi Al Nassr yang sebelumnya dikenal sangat agresif di bursa transfer sejak kedatangan Cristiano Ronaldo pada akhir 2022.
Tanpa mendatangkan pemain baru pun, tagihan yang harus dibayar Al Nassr per bulannya sudah sangat besar.
Pemain seperti Cristiano Ronaldo, Joao Felix, Sadio Mane, hingga Kingsley Coman menyedot cukup banyak uang dalam ruang gaji mereka.
Dengan akomodasi terbesar pastinya dimiliki Cristiano Ronaldo yang dibayar sekitar 200 juta Poundsterling oleh Al Nassr.
Selama belum ada lampu hijau dari PIF, rasanya sulit bagi Al Nassr bergerak menambah pemain baru untuk musim depan.
(Tribunnews.com/Guruh)