Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor membangun ekosistem investasi yang ramah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Hal tersebut disampaikan Mendagri dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, Jumat (31/7/2026) sore.
Tito menegaskan kemajuan daerah tidak bisa hanya menggantungkan dana transfer dari pemerintah pusat, melainkan harus didorong oleh kemampuan daerah menarik investor.
"Kita harus membuat ekosistem yang ramah kepada investor. Investor tidak harus asing, investor lokal juga boleh. Caranya dengan mempermudah perizinan," kata Tito kepada wartawan.
Baca juga: Biak Numfor Gandeng Bank Indonesia Kendalikan Inflasi
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri menyentil mentalitas birokrasi yang masih kerap menyulitkan para pelaku usaha dalam mengurus perizinan.
Ia mengimbau agar aparatur Pemkab Biak Numfor memangkas prosedur yang berbelit-belit demi menarik minat investor.
"Ini bukan hanya soal membuat sistem, tetapi juga menyangkut mentalitas aparat birokrat. Kadang ada yang berpikir kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah, padahal seharusnya dipermudah jangan dipersulit. Kalau birokratnya menyulitkan, investor akan memilih daerah lain," ujarnya.
Tito membeberkan, saat ini PAD Biak Numfor masih berada di kisaran Rp 35 miliar dari total APBD sekitar Rp 1,3 triliun.
Ia mencontohkan daerah lain seperti Bali dan Bandung yang berhasil memaksimalkan PAD melalui potensi pariwisata, perhotelan, dan restoran.
"Saya datang ke Biak karena wisata alamnya luar biasa. Potensi kelautan, perikanan tangkap, budidaya udang dan ikan sangat besar. Saya berharap para birokrat di Biak jangan santai-santai, tetapi lebih agresif agar daerah ini bisa berubah," tegas Mendagri.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, menyatakan kunjungan Mendagri menjadi momentum bagi pemda untuk memaksimalkan potensi daerah di tengah keterbatasan fiskal.
Baca juga: Resah Kasus Bullying, Bunda PAUD dan IGTKI Biak Perkuat Perlindungan Anak
"Beliau memberikan penguatan kepada kami bahwa kita tidak boleh hanya bergantung pada transfer dari pusat. Justru ini menjadi momentum untuk menggali potensi yang ada di daerah," kata Markus.
Markus menambahkan, Pemkab Biak Numfor bersama DPRK dan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah berkomitmen melakukan langkah strategis untuk mendongkrak penerimaan daerah.
"Kami berharap target PAD sampai akhir tahun ini bisa melampaui target yang telah ditetapkan. Ke depan, PAD Biak Numfor harus semakin baik," pungkasnya.
Selain melakukan pertemuan dengan pemda, dalam kunjungan kerja ini Mendagri Tito Karnavian juga dijadwalkan melakoni kegiatan diving di titik unggulan Biak, melakukan peletakan batu pertama Sekolah Rakyat, serta meninjau RSUD Biak. (*)