Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi masih banyak beredar di masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial.
Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:
1. Cek Fakta: Hoaks Foto Jokowi Dapat Kado Ijazah Asli saat Ultah ke-65
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan foto mantan Presiden Jokowi mendapat kado ijazah asli saat merayakan ultah ke-65. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 25 Juni 2026.
Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar foto dengan logo SCTV di sudut kanan atas bergambar mantan Presiden Jokowi sedang menerima lukisan ijazah palsu.
Foto itu disertai narasi:
"Ultah ke-65, Jokowi Dapat Kado Ijazah Aseli"
Akun itu menambahkan narasi "Di bawa trrmul2 ke pengadilan .. ntar ke buru ilang lagi"
Lalu benarkah postingan foto mantan Presiden Jokowi mendapat kado ijazah asli saat merayakan ultah ke-65? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Menteri Yusril Sebut Ijazah Jokowi Sudah Sah di Mata Hukum
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, Yusril Ihza Mahendra menyebut ijazah Jokowi sudah sah di mata hukum. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 28 April 2026.
Dalam postingannya terdapat foto Menteri Yusril dengan narasi:
"Yusril Sebut Ijasah Jokowi Sah di Mata Hukum...!! Kalo Palsu Sudah Digugat Dari Dulu Ngapain Ribut Sekarang"
Akun itu menambahkan narasi:
"Mengatakan bahwa ijazah jokowi telah sah dimata hukum dan ga usah lagi diperdebatkan..
Kalau palsu harusnya daridulu digugat ngapain baru sekarang diributkan.
Masyarakat diminta agar tidak lagi meributkan ijazah jokowi masih banyak urusan lain yang harus diselesaikan
Kita sudahi semuanya dan harus bersatu demi membangun bangsa..."
Lalu benarkah postingan yang mengklaim Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, Yusril Ihza Mahendra menyebut ijazah Jokowi sudah sah di mata hukum? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Hoaks Artikel Luhut Minta Masyarakat Solo Tak Usir Jokowi Jika Ijazahnya Palsu
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan lagi postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat Solo tidak mengusir Jokowi jika ijazahnya palsu. Postingan itu beredar sejak awal bulan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 6 Juli 2026.
Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Tempo berjudul "Luhut berharap jika Ijasah Jokowi Palsu masyarakat Solo jangan mengusir beliau."
Akun itu menambahkan narasi:
"Tangkapan layar berita dari media daring Tempo dengan judul utama "Luhut berharap jika Ijasah Jokowi Palsu masyarakat Solo jangan mengusir beliau".
Berita ini kemungkinan besar terkait dengan isu dugaan ijazah palsu Joko Widodo yang sempat mencuat ke publik dan menuai berbagai tanggapan.
Dalam konteks berita tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan, yang saat itu menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, menyampaikan harapannya agar masyarakat Solo tidak mengusir Jokowi jika isu ijazah palsu tersebut terbukti benar.
Menurut kalian bagaimana guy's"
Lalu benarkah postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat Solo tidak mengusir Jokowi jika ijazahnya palsu? Simak dalam artikel berikut ini...
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.