Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Seorang warga Dusun Cieurih, RT 002/004, Desa Cieurih, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular koros (Ptyas korros) di area kandang ayam miliknya, Sabtu (1/8/2026) pagi.
Ular dengan panjang sekitar satu meter tersebut ditemukan bersembunyi di tumpukan kayu yang berada di atas kandang ayam. Saat itu, ular diketahui sedang memangsa seekor tikus.
Pemilik rumah, Rida Fauziah (23), mengaku pertama kali melihat ular tersebut saat hendak memberikan pakan kepada ayam peliharaannya sekitar pukul 08.27 WIB.
Karena khawatir ular dapat membahayakan dirinya maupun anggota keluarga, Rida segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Kawali.
Baca juga: Kebakaran Kebun Bambu Seluas 280 Meter Persegi di Cikoneng Ciamis, BPBD dan Damkar Berjibaku
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan petugas langsung merespons laporan warga dengan mendatangi lokasi kejadian.
"Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi ular agar tidak membahayakan penghuni rumah maupun lingkungan sekitar," ujar Budi Rahmat.
Petugas yang diterjunkan terdiri dari Arydy F, Rizal S, dan Tresna F. Sementara personel siaga di Pos WMK Kawali yakni Angga P dan Bimar H.
Sesampainya di lokasi, petugas melakukan identifikasi posisi ular yang berada di sela-sela tumpukan kayu di atas kandang ayam.
Dengan menggunakan peralatan khusus, ular kemudian berhasil dievakuasi dengan aman tanpa mengalami perlawanan berarti.
Proses evakuasi berlangsung sekitar setengah jam. Setelah dipastikan situasi aman dan tidak ada ular lain di sekitar lokasi, petugas menyelesaikan penanganan pada pukul 08.59 WIB dan kembali ke Pos WMK Kawali.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Ular juga berhasil diamankan sehingga tidak lagi mengancam keselamatan penghuni rumah.
Budi Rahmat mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar, terutama saat musim kemarau.
Ular kerap masuk ke permukiman untuk mencari makanan atau tempat berlindung, terutama di lokasi yang banyak terdapat tumpukan kayu, semak-semak, maupun kandang ternak.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak mencoba menangkap ular sendiri karena dapat membahayakan keselamatan.
Apabila menemukan ular atau satwa liar lainnya di lingkungan rumah, masyarakat diminta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran atau instansi terkait agar evakuasi dapat dilakukan secara aman dan sesuai prosedur.(*)