Harga Pertamax Turun, Antrean Kendaraan di SPBU Batang Hari Tetap Normal
Heri Prihartono August 01, 2026 12:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM - Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Batang Hari terpantau normal bahkan cenderung sepi pada Sabtu (1/8/2026), meski Pertamina resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Agustus 2026.

Berdasarkan pantauan Tribunjambi.com di beberapa SPBU, tidak terlihat lonjakan kendaraan yang mengantre untuk mengisi BBM. Aktivitas pengisian berlangsung seperti hari biasa tanpa penumpukan kendaraan.

Penurunan harga BBM tersebut meliputi Pertamax Turbo yang turun dari Rp19.300 per liter menjadi Rp18.300 per liter, Pertamax Green 95 dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.600 per liter, serta Pertamax (RON 92) dari Rp16.250 per liter menjadi Rp15.950 per liter. Sementara itu, harga Pertamina Dex tetap Rp21.150 per liter dan Dexlite tetap Rp19.700 per liter.

Khusus di Provinsi Jambi, harga BBM nonsubsidi juga mengalami penyesuaian. Pertamax turun menjadi Rp16.300 per liter dari sebelumnya Rp16.650 per liter, sedangkan Pertamax Turbo turun menjadi Rp18.700 per liter dari Rp19.750 per liter.

Adapun harga BBM lainnya di SPBU wilayah Jambi per 1 Agustus 2026 yakni Pertalite tetap Rp10.000 per liter, Biosolar tetap Rp6.800 per liter, Pertamina Dex tetap Rp21.650 per liter, dan Dexlite tetap Rp20.150 per liter. Sementara Pertamax Green belum tersedia di wilayah Jambi.

Meski harga BBM nonsubsidi mengalami penurunan, kondisi di SPBU Batang Hari tetap kondusif. Arus kendaraan yang datang untuk mengisi bahan bakar tidak mengalami peningkatan signifikan dan pelayanan berlangsung lancar.

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban biaya operasional masyarakat sekaligus menjaga stabilitas distribusi energi di berbagai daerah.

Baca juga: Daftar Harga BBM Terbaru di Jambi, Papua dan Semua SPBU: Pertamax Turbo Turun per 1 Agustus

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.