Penjelasan Pemkab Sitaro Soal Keluhan Puluhan Pengungsi Gunung Ruang Terkait Pencairan Bantuan
Ventrico Nonutu August 01, 2026 12:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID – Sejumlah warga terdampak erupsi Gunung Ruang yang kini menempati Hunian Tetap (Huntap) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mengeluhkan proses pencairan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang disalurkan melalui Bank Mandiri Cabang Kotamobagu.

Keluhan tersebut disampaikan warga setelah proses pencairan yang berlangsung pada Kamis dan Jumat di kawasan Huntap Gunung Ruang.

Menurut warga, pada hari pertama pencairan bantuan diprioritaskan bagi kepala keluarga yang hadir langsung.

Sementara bagi keluarga yang diwakili istri atau anggota keluarga lainnya diminta melengkapi surat kuasa.

Warga mengaku telah mengikuti seluruh persyaratan, termasuk mengurus surat kuasa dan membeli materai.

Namun hingga proses pencairan berakhir, bantuan bagi sejumlah keluarga yang diwakili belum dapat dicairkan.

"Sejak pagi sampai sore kami menunggu dengan harapan semua bantuan bisa dicairkan. Banyak warga yang datang dari Tagulandang, Manado, dan daerah lainnya karena mendapat informasi bahwa pencairan bisa diwakilkan oleh anggota keluarga yang masih tercantum dalam satu kartu keluarga. Namun pada akhirnya bantuan belum bisa dicairkan," ungkap salah seorang warga.

Selain itu, warga juga mempertanyakan nominal bantuan yang diterima.

Mereka mengaku sebelumnya mendapat informasi bahwa bantuan akan dibayarkan untuk enam bulan, namun saat pencairan hanya menerima bantuan untuk periode Maret hingga Mei atau tiga bulan.

Kondisi tersebut sempat memicu ketegangan di lokasi setelah beredar informasi bahwa bantuan akan berlanjut hingga Oktober mendatang.

Beberapa warga bahkan terlihat kecewa dan menangis karena belum mendapatkan kepastian terkait pencairan bantuan mereka.

Warga juga mengaku menerima informasi yang berbeda dari pihak yang terlibat dalam proses penyaluran bantuan.

Berdasarkan data yang disampaikan warga, terdapat sekitar 52 kepala keluarga yang hingga akhir kegiatan belum menerima pencairan bantuan dan berharap ada kepastian pada pekan depan.

Dalam wawancara Tribunmanado kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Heronimus Makainas, Sabtu (1/8/2026), memberikan penjelasan bahwa warga penerima bantuan yang kini telah menetap di wilayah Bolsel menjadi bagian dari kewenangan pemerintah daerah setempat.

"Karena mereka sudah penduduk Bolsel memang. Jadi itu sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah Bolsel dan Pemerintah Provinsi," kata Heronimus Makainas saat dikonfirmasi Tribun Manado.

(TribunManado.co.id/Edu)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.