Kronologi Gudang Safi Jaya Meubel di Gorontalo Terbakar, Damkar Berjibaku Hampir 3 Jam
Wawan Akuba August 01, 2026 12:46 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kebakaran melanda gudang Safi Jaya Meubel di Desa Hutabohu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Jumat (31/7/2026) malam.

Kobaran api yang membesar membuat petugas pemadam kebakaran berjibaku selama hampir tiga jam hingga akhirnya berhasil mengendalikan situasi.

Informasi yang dihimpun TribunGorontalo.com, Sabtu (1/8/2026), kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 20.40 Wita.

Baca juga: Fajar Sadboy Ungkap Pernah Tak Sadarkan Diri Selama 13 Hari, Tubuhnya Mendadak Sulit Digerakkan

Saat itu, seorang karyawan yang masih berada di sekitar gudang melihat kobaran api muncul dari bangunan penyimpanan mebel.

Berdasarkan keterangan yang diterima petugas Damkar dari pemilik usaha, aktivitas produksi dan penjualan pada hari itu berlangsung seperti biasa.

Seluruh kegiatan produksi, pelayanan kepada pelanggan, hingga penataan barang selesai sekitar pukul 17.00 Wita.

Sebelum meninggalkan lokasi, seluruh karyawan telah memastikan aliran listrik dalam keadaan mati.

Namun, beberapa jam kemudian, api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar hingga membakar bangunan gudang.

Melihat kobaran api yang sulit dikendalikan, seorang warga bernama Anty kemudian menghubungi petugas piket Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gorontalo.

Kepala UPTD Damkar Kabupaten Gorontalo, Farid Taha, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.45 Wita.

"Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan," katanya.

Satu menit setelah laporan diterima, armada pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi kebakaran.

Petugas tiba sekitar pukul 20.52 Wita dan mendapati kobaran api telah menguasai sebagian besar bangunan gudang.

Api terlihat berkobar tinggi disertai kepulan asap hitam pekat. Puluhan warga juga memadati area sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman.

Farid mengatakan, personel langsung memfokuskan upaya pemadaman sekaligus melokalisir kobaran api agar tidak merambat ke bangunan lain.

Material di dalam gudang yang didominasi kayu dan perlengkapan mebel membuat api cepat membesar sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama.

Dalam proses penanganan, Damkar Kabupaten Gorontalo mendapat bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Provinsi Gorontalo serta satu unit mobil Karhutla Samapta Polda Gorontalo.

Sebanyak 10 personel Regu Brama juga diterjunkan dalam operasi tersebut.

Selain itu, unsur TNI, Polri, PLN, dan masyarakat sekitar turut membantu kelancaran proses penanganan di lokasi kejadian.

Farid mengatakan, proses pemadaman berlangsung sejak pukul 20.52 Wita hingga sekitar pukul 23.21 Wita atau hampir tiga jam.

Sekitar 8.000 liter air digunakan untuk memadamkan kobaran api sekaligus memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Setelah api berhasil dipadamkan, personel melanjutkan pendinginan hingga situasi benar-benar aman," ujarnya.

Setelah api berhasil dikendalikan, kondisi gudang tampak mengalami kerusakan parah. Rangka besi penyangga atap terlihat menghitam dan melengkung, sementara sejumlah bara api masih terlihat di beberapa titik sehingga petugas melanjutkan proses pendinginan.

Hingga Sabtu (1/8/2026) siang, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Sementara itu, gudang beserta seluruh isinya dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.