TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kepulauan Anambas mendapat pengamanan ketat dari jajaran Polres Kepulauan Anambas.
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (1/8/2026), tersebut menjadi momentum penting bagi warga Nahdlatul Ulama untuk memilih kepengurusan baru PCNU Anambas.
Sejak pagi, suasana di lokasi kegiatan mulai dipadati peserta yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Mereka mengenakan pakaian bernuansa hijau dan putih khas NU, saling menyapa serta berdiskusi sebelum agenda dimulai.
Di pintu masuk aula, panitia melakukan registrasi peserta secara tertib.
Sementara sejumlah personel kepolisian tampak bersiaga di beberapa titik untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman.
Antusiasme kader NU terlihat cukup tinggi. Para peserta memenuhi kursi yang telah disiapkan sembari menunggu pembukaan Konfercab yang menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat cabang tersebut.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama kegiatan berlangsung, Polres Kepulauan Anambas menurunkan sebanyak 10 personel pengamanan.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Kepulauan Anambas, Iptu Mashuri, yang mengoordinasikan personel di lokasi kegiatan.
Mashuri mengatakan, kehadiran personel kepolisian merupakan bentuk dukungan agar seluruh tahapan Konfercab dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
"Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada seluruh peserta yang mengikuti Konfercab. Dengan situasi yang kondusif, peserta dapat mengikuti setiap agenda dengan nyaman dan fokus," kata Mashuri.
Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan secara terbuka dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk, area parkir hingga di sekitar ruang pelaksanaan sidang.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini tanpa mengganggu jalannya kegiatan.
"Kami juga terus berkoordinasi dengan panitia penyelenggara agar setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai rencana dan apabila ada kendala dapat segera ditangani bersama," ujar Mashuri.
Mashuri menambahkan, kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memastikan seluruh peserta merasa nyaman selama mengikuti proses pemilihan kepengurusan PCNU Anambas.
Ia berharap seluruh peserta dapat menjaga sikap saling menghormati meskipun memiliki pilihan yang berbeda dalam proses pemilihan ketua.
"Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Yang terpenting adalah tetap menjaga persaudaraan, mengikuti aturan persidangan, dan mengutamakan musyawarah," ucapnya.
Mashuri juga berharap proses pemilihan ketua dapat berlangsung secara demokratis, jujur, dan tanpa adanya gesekan antarpendukung.
"Harapan kami, seluruh rangkaian Konfercab berjalan lancar, aman, dan kondusif. Siapa pun yang terpilih nantinya merupakan hasil keputusan bersama yang harus dihormati demi kemajuan NU di Kabupaten Kepulauan Anambas," tutupnya. (TRIBUNBATAM.id/Ihsan Imaduddin)