BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sebanyak 97 siswa sekolah dasar dari 11 kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengikuti PAI Fair Semarak Muharram 1448 Hijriah di Eks SMPN 10 HST. Sabtu, (01/08/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang mengasah kemampuan peserta didik di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) sekaligus menumbuhkan karakter religius sejak usia dini.
Peserta merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing kecamatan yang bersaing dalam lima cabang lomba, yakni adzan Subuh, tilawah putra dan putri, tahfidz Al-Qur'an, pidato Islami, serta Olimpiade Pendidikan Agama Islam.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan HST, Badaruddin, mengatakan PAI Fair tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mengembangkan potensi siswa di bidang keagamaan.
"Sebanyak 97 peserta dari 11 kecamatan mengikuti lima cabang lomba yang telah disiapkan. Harapannya kegiatan ini dapat mendorong lahirnya generasi yang memiliki kemampuan keagamaan sekaligus berkarakter baik," ujarnya.
Ketua Komisi I DPRD HST, Yazid Fahmi AS, menilai kegiatan tersebut menjadi ruang positif bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan meningkatkan rasa percaya diri melalui persaingan yang sehat.
Menurutnya, pembinaan karakter melalui kegiatan keagamaan perlu terus diperkuat agar generasi muda tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.
Sementara itu, mewakili Bupati HST, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Syahruli mengapresiasi Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam, Dinas Pendidikan HST, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia mengatakan tema "Mewujudkan Generasi Berkarakter Islami Melalui Keteladanan Rasulullah Sejak Usia Dini" sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang religius dan berakhlak mulia.
"Di tengah perkembangan era digital, pendidikan agama menjadi fondasi penting agar anak-anak mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam," katanya.
Syahruli juga mengajak para peserta menjadikan PAI Fair sebagai momentum untuk belajar, meningkatkan kemampuan, serta membiasakan nilai kejujuran, keberanian, dan semangat mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehar-hari.
Ia turut mengajak guru dan orang tua terus mendampingi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi penerus yang berkarakter dan berdaya saing. (AOL)
--