TRIBUNSTYLE.COM, GARUT - Tribuners, berbicara tentang tempat wisata di Garut pasti sudah banyak dan tentu menarik untuk dikunjungi. Salah satu objek wisata yang cukup populer di Kabupaten Garut adalah Candi Cangkuang.
Keunikan geografisnya langsung terasa karena Candi Cangkuang terletak ditengah situ (danau kecil) Cangkuang. Candi Cangkuang ini berlokasi di Kampung Pulo, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Bagi Anda pencinta wisata sejarah, tempat ini menyimpan nilai historis yang sangat tinggi. Tahukah kamu? Jika candi ini diperkirakan dibangun pada abad 8 M dan merupakan peninggalan budaya Hindu di Jawa Barat loh. Bahkan di sini pun terdapat kampung adat tradisional yaitu Kampung Pulo.
Sensasi Naik Rakit Menuju Kampung Adat dan Museum
Petualangan menuju situs purbakala ini dimulai dengan moda transportasi air yang unik. Untuk kamu bisa mencapai candi ini, kamu dapat menggunakan jasa penyeberangan rakit yang dapat menampung cukup banyak penumpang.
Selain dapat menikmati keindahan alam sekitar yang cukup asri, di sini juga kamu bisa berkunjung ke kampung adat Pulo yang terletak persis di pinggir Candi Cangkuang. Setelah puas mengagumi area luar, Anda bisa melangkah ke area edukasi untuk melihat dokumen otentik masa lalu.
"Kamu pun juga dapat menemukan catatan sejarah pemugaran Candi Cangkuang dan benda-benda peninggalan zaman Hindu dan Islam di museum Cangkuang."
Baca juga: Menjelajahi Pantai Taman Manalusu: Destinasi Pantai Eksotis nan Murah Meriah di Selatan Garut
Tribuners, satu hal yang menarik, meskipun berasal dari masa Hindu, akan tetapi di sekitar candi ini banyak terdapat peninggalan masa Islam awal di Jawa Barat. Bahkan, terdapat makam eyang embah dalem Arif Muhammad yang terletak persis di pinggir candi tersebut.
Sosok Eyang embah dalem Arif Muhammad ini merupakan salah satu penyebar agama Islam di Jawa Barat. Keberadaan makam ini memancarkan aura toleransi yang kuat, di mana simbol dua agama besar dapat berdiri berdampingan secara damai selama berabad-abad. Hingga hari ini, ikatan emosional warga lokal dengan tokoh tersebut masih terjaga sangat erat, di mana penduduk sekitar Situ Cangkuang menganggap mereka adalah keturunan langsung dari eyang embah dalem Arif Muhammad.
Baca juga: Glamping di Villa Sabda Alam Garut Bikin Overthinking Hilang, Diganti Suara Angin Pegunungan
Bagi kamu yang ingin mencoba mengunjungi Wisata Garut Candi Cangkuang ini, kamu bisa menggunakan transportasi umum. Kamu bisa menggunakan bis jurusan Garut dari Bandung/Jakarta dan berhenti di alun-alun kecamatan Leles. Dari Alun-alun Leles, kamu dapat menggunakan andong ataupun jasa ojek yang banyak terdapat disana untuk langsung menuju situ dan Candi Cangkuang.
Bagi Anda yang membawa keluarga dengan kendaraan pribadi, pengelolaan fasilitas di kawasan ini sudah sangat matang dan siap menyambut wisatawan.
"Untuk kamu yang menggunakan kendaraan pribadi, tenang Tribuners, disini pun sudah disediakan sarana parkir yang cukup luas. Selain itu juga terdapat banyak warung/tempat makan. Sarana lain seperti toilet dan Mushala juga sudah tersedia. Bahkan, di sekitar candi juga terdapat tempat belanja oleh-oleh yang cukup lengkap untuk bisa kamu datangi."
Menawarkan paket lengkap mulai dari keindahan danau, keseruan naik rakit, hingga wisata religi dan sejarah, Candi Cangkuang siap mengisi agenda liburan akhir pekan Anda dengan pengalaman yang berkesan! (TribunPriangan.com / Riswan Ramadhan Hidayat / TribunStyle.com/ Ana Vaidatu Zuhda)