Sosok Ferry Boboho Disebut Saksi Kunci Kasus Febrie Adriansyah, Pebisnis Sekaligus Rekan Don Ritto
Ramadhan Aji Prakoso August 01, 2026 04:42 PM

- Nama Ferry Yanto Hongkiriwang alias Ferry Boboho menjadi sorotan lantaran disebut-sebut sebagai saksi kunci dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan korupsi yang melibatkan eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.

Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan akan menitipkan Ferry Boboho kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam waktu dekat.

Jamwas Rudi Margono selaku anggota Tim 8 Kejagung menegaskan, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan Ferry Boboho.

Rudi juga menegaskan bahwa Ferry merupakan salah satu saksi penting dalam kasus yang menjerat Febrie Adriansyah.

"Untuk Ferry, demi kepentingan penyidikan, kami berencana akan menitipkannya kepada LPSK," kata Rudi kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).

Selama ini, Ferry dikenal sebagai pebisnis sekaligus rekanan Don Ritto alias Idon.

Keduanya diketahui pernah mengelola Cafe de'Clan Signature yang juga telah digeledah penyidik dalam kasus Febrie Adriansyah.

Sebelumnya, Ferry dan Don Ritto merupakan pemilik restoran Prancis bernama Gontran Cherrier.

Setelah Ferry mundur karena bisnis tersebut bangkrut, restoran itu sepenuhnya dikelola Don Ritto dan dirombak menjadi de'Clan Signature di kawasan Cipete.

Berdasarkan catatan Indonesia Police Watch (IPW), Ferry pernah ditangkap terkait kasus dugaan penculikan, penganiayaan, dan perintangan penyidikan atau obstruction of justice.

Kasus itu bermula saat seorang anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri, Briptu FF, membuntuti Ferry di kawasan Hotel Borobudur, Jakarta.

Saat itu, Ferry diduga membanting ponsel milik Briptu FF dan menghubungi kenalannya yang diduga merupakan anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Briptu FF kemudian dibawa dan disekap selama beberapa hari sebelum akhirnya dibebaskan setelah adanya komunikasi antara Polri dan TNI.

Selain itu, IPW juga mencatat Ferry berperan sebagai perantara dalam pengurusan sejumlah perkara yang ditangani Kejagung, khususnya Jampidsus.

Belakangan terungkap, Briptu FF merupakan anggota tim Densus 88 yang juga pernah membuntuti eks Jampidsus Febrie Adriansyah pada 2024.

Peristiwa pembuntutan tersebut terjadi di restoran Gontran Cherrier, Cipete, yang kini telah berganti nama menjadi de'Clan Signature.

Ferry juga disebut mengenal sejumlah petinggi Kejagung melalui dunia otomotif.

Berkat hobinya tersebut, Ferry dikabarkan memiliki akses ke lingkungan Kejagung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.