Dihadiri Menko AHY dan Khofifah, 166 Rumah Nelayan di Campurejo Gresik Resmi Disulap Jadi Layak Huni
Sudarma Adi August 02, 2026 01:32 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Suasana haru dan bahagia menyelimuti warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026) sore.

Ratusan keluarga nelayan di kawasan pesisir utara tersebut kini resmi menempati rumah baru yang jauh lebih bersih, sehat, dan layak huni.

Peresmian kawasan permukiman tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Desa Campurejo yang berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Kota Gresik tersebut sebelumnya memiliki banyak hunian tidak layak di mana sebagian warga bermukim di rumah berdinding triplek dan kerap tergenang air saat hujan deras.

Baca juga: Sekolah Rakyat Gresik Resmi Dibuka, Bupati Gus Yani Berharap Bisa Putuskan Rantai Kemiskinan

"Sangat senang dan terima kasih. Dulu cuma dinding triplek dan kalau hujan air sering nyumber. Ingin merenovasi tapi keadaan ekonomi belum ada," ungkap Ahmad (49), salah satu penerima manfaat program pembangunan rumah tersebut.

Skema Kolaborasi DAK, APBD, dan Bank Daerah

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), menjelaskan bahwa penataan kawasan di Desa Campurejo ini merupakan titik kedua kesuksesan program pengentasan permukiman kumuh di Gresik setelah sebelumnya sukses diterapkan di Desa Randuboto, Sidayu.

Pembangunan hunian di atas lahan relokasi seluas 7 hektare ini memanfaatkan kolaborasi tiga sumber pendanaan utama, yakni Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu, dana Corporate Social Responsibility (CSR), serta APBD Kabupaten Gresik.

"Masyarakat membeli tanah relokasi baru yang dipinjami melalui Bank Gresik sekitar Rp60 juta dengan skema cicilan 8 tahun. Alhamdulilah, bahkan sebelum 8 tahun sudah banyak yang lunas dari hasil melaut atau kiriman keluarga," terang Gus Yani.

Kini, sebanyak 166 rumah telah berdiri kokoh lengkap dengan sarana pendukung seperti sambungan air bersih, tandon air, serta sanitasi lingkungan yang memadai.

Dukungan terhadap Program Prioritas Presiden Prabowo

Dalam peninjauannya, Menko AHY sempat mengecek langsung kondisi bagian dalam rumah warga, termasuk ketersediaan fasilitas air bersih di kamar mandi.

AHY mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat kelas bawah, khususnya para nelayan.

"Masyarakat kita di Campurejo yang mayoritas nelayan memiliki banyak anak-anak kecil. Mereka membutuhkan ruang yang aman, sehat, dan nyaman agar tumbuh kembangnya baik. Ini merupakan impian kita bersama sekaligus menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat," tegas Menko AHY.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.