Ketua DPRD Pasuruan Tegaskan Reses Bukan Formalitas: Minta Anggaran Diprioritaskan untuk Rakyat
Sudarma Adi August 02, 2026 01:32 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN – Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menegaskan bahwa pelaksanaan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 bukan sekadar agenda rutin atau formalitas anggota legislatif semata.

Menurutnya, reses merupakan wadah vital bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan riil di lapangan, yang nantinya bakal menjadi fondasi penyusunan arah pembangunan daerah.

Melalui momentum ini, seluruh anggota DPRD turun langsung menyapa konstituen untuk menyerap berbagai persoalan, mulai dari kebutuhan infrastruktur hingga program pemberdayaan ekonomi.

Baca juga: Masih Ada 20 Ribu Warga Belum Ber-KTP, DPRD Pasuruan Dorong Layanan Jemput Bola & Kepastian Blangko

“Reses bukan hanya kegiatan seremonial. Ini merupakan wujud komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi representasi rakyat sekaligus ruang dialog untuk menyerap aspirasi dan mencari solusi bersama,” ujar Samsul Hidayat, Sabtu (1/8/2026).

Kawal Anggaran Tepat Sasaran di Tengah Tantangan Fiskal

Samsul mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan usulan, kritik, maupun saran yang bersifat membangun.

Namun, ia juga memberi pemahaman bahwa tidak semua usulan bisa serta-merta terealisasi seketika, melainkan harus melewati proses penyaringan berdasarkan skala prioritas dan kapasitas fiskal daerah.

Di tengah tantangan anggaran yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Pasuruan, DPRD berkomitmen untuk memastikan pengawalan anggaran belanja daerah agar berjalan lebih efektif dan efisien.

"Setiap rupiah anggaran daerah harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga. Oleh karena itu, alokasi anggaran diprioritaskan pada sektor-sektor mendasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, pertanian, UMKM, hingga perbaikan kualitas pelayanan publik," jelasnya.

Tekankan Etika dan Transparansi Anggota Dewan

Samsul juga mewanti-wanti seluruh anggota DPRD Kabupaten Pasuruan agar menjalankan masa reses dengan penuh integritas dan rasa tanggung jawab.

Ia menekankan pentingnya menjaga etika serta mengedepankan kepentingan masyarakat luas di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

“Harapan kami, pelaksanaan reses kali ini menghasilkan masukan yang berkualitas sehingga pembangunan di Kabupaten Pasuruan semakin tepat sasaran, berkeadilan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.