Apa Isi Rencana Trump soal Gaza Tanpa Hamas dan Akankah Pemerintahan Baru Mengubah Timur Tengah?
valencia frida varendy August 02, 2026 09:42 AM

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana pembentukan Gaza tanpa Hamas.

Hal itu setelah tim perdamaiannya menyepakati kerangka pelucutan senjata.

Bahkan hingga pembentukan pemerintahan baru di wilayah tersebut.

Lantas, apa sebenarnya rencana Trump untuk Gaza dan bagaimana dampaknya terhadap konflik di Timur Tengah?

Dalam skema tersebut, Hamas disebut tidak lagi memegang kendali pemerintahan maupun keamanan di Jalur Gaza.

Sebagai gantinya, Gaza akan dipimpin pemerintahan teknokrat Palestina yang bertugas mengelola layanan publik, administrasi sipil, hingga keamanan.

Trump menyebut kesepakatan itu sebagai langkah besar menuju perdamaian permanen setelah perang Gaza berlangsung berkepanjangan.

Trump mengatakan kelompok bersenjata di Gaza akan menjalani proses pelucutan senjata secara bertahap.

Dua pejabat Amerika Serikat menyebut Hamas telah menerima prinsip utama dalam kesepakatan tersebut.

Namun, pelaksanaan rencana itu masih harus melalui sejumlah tahapan.

Lalu, bagaimana bentuk pemerintahan baru yang dirancang untuk Gaza?

Dalam rencana tersebut, akan dibentuk National Committee for Gaza Administration (NCAG).

Pemerintahan baru itu dirancang untuk menggantikan peran Hamas dalam pengelolaan wilayah.

Konsep utamanya adalah menciptakan Gaza dengan satu pemerintahan, satu sistem hukum, dan satu otoritas keamanan yang diakui.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.