- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memuji ketangguhan Iran di tengah konflik yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat.
Pernyataan itu disampaikan Trump saat menghadiri rapat kabinet di Camp David, Jumat (31/7/2026).
Trump menilai banyak negara kemungkinan sudah menyerah jika menghadapi situasi serupa.
Namun, menurutnya, Iran tetap mampu bertahan meski mendapat tekanan militer.
"Dengar, maksudku, kebanyakan orang akan menyerah saat itu. Mereka tidak punya Angkatan Laut. Mereka tidak punya Angkatan Udara. Kebanyakan orang akan menyerah. Mereka tidak. Jadi saya memberi mereka kredit untuk itu. Maksudku, mereka dikenal sangat tangguh. Mereka tangguh," ujar Donald Trump.
Pada pekan ini, Amerika Serikat dan Iran kembali saling melancarkan serangan setelah sempat menghentikan operasi militer untuk sementara.
Amerika Serikat menargetkan sejumlah lokasi di Iran.
Teheran kemudian membalas dengan menyerang aset milik AS di kawasan Teluk.
Meski memuji ketangguhan Iran, Trump menilai kemampuan negara tersebut akan terus melemah.
"Mereka akan menjadi lebih lemah. Mereka mungkin sedikit lebih kuat sekarang. Tetapi mereka akan semakin lemah," ujar Trump.
Trump juga meminta masyarakat Amerika Serikat tetap waspada terhadap kemungkinan serangan lanjutan.
"Anda harus selalu menjaga kewaspadaan Anda," katanya.
Selain membahas situasi keamanan, Trump mengungkapkan komunikasi dengan Iran masih terus berlangsung.