Bikin Gemas! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diintimidasi Warga
Desy Selviany August 02, 2026 11:50 AM

TRIBUNBEKASI-Korban pencurian motor di Kota Bekasi, Jawa Barat malah mendapatkan intimidasi dari warga. 

Video intimidasi yang diterima korban pencurian motor itu terjadi di kawasan Medan Satria pada Kamis (30/7/2026). 

Disebutkan awalnya terduga pelaku yang sempat diamankan warga usai mematahkan kunci stang motor justru dilepaskan oknum RT di Jalan Irigasi No. 3 RT 03/07, Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat. 

Sekitar 20 menit kemudian, pelaku kembali dan membawa kabur motor tersebut di dekat Penitipan Motor Bang Mandor. 

Usai motornya dicuri sebanyak dua kali, korban malah mengalami intimidasi dan dugaan kekerasan dari sejumlah orang di lokasi, termasuk petugas parkir, alih-alih mendapat bantuan.

Video intimidasi warga terhadap korban pencurian motor itu diviralkan Txt dari Bekasi pada Sabtu (1/8/2026). 

Melalui unggahannya, korban mendesak kasus ini diproses demi keadilan. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.

Aksi pencurian motor ini terjadi setelah Jajaran Polres Metro Bekasi meringkus enam pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) dan seorang penadah hasil curian saat melakukan patroli malam rutin.

Penangkapan pelaku curanmor dilakukan di Kecamatan Serang Baru, Muaragembong dan Cabangbungin

Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani mengatakan, Unit Reskrim Polsek Serang Baru mengungkap dugaan pencurian kendaraan bermotor.

Dua pria berinisial D dan AM alias K di dua lokasi berbeda di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB saat patroli malam.

"Berawal dari jejak sepeda motor pelaku yang tertinggal saat gagal melakukan aksi pencurian motor, lalu ditelusuri hingga berhasil menangkap dua pelaku," kata Aliyani pada Minggu (19/7/2026).

Selanjutnya, dia menjelaskan patroli dini hari yang dilaksanakan jajaran Polsek Muaragembong membuahkan hasil.

Empat pria yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian kendaraan bermotor ditangkap setelah polisi mencurigai sebuah sepeda motor yang melintas di kawasan perbatasan Muaragembong, Sabtu (18/7/2026).

Kata Aliyani, peristiwa bermula sekitar pukul 01.00 WIB ketika petugas melaksanakan patroli di sekitar wilayah perbatasan Muaragembong.

Sekitar pukul 04.30 WIB, petugas melihat dua orang mengendarai sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan.

Kapolsek bersama Kanit Reskrim dan anggota kemudian melakukan pemantauan serta mengikuti kendaraan tersebut.

Baca juga: Jadwal CFD Bekasi Minggu 2 Agustus 2026: Cek Lokasi, Jam, dan Pengalihan Arusnya

"Kedua pengendara akhirnya berhasil dihentikan di Jalan Raya Muara Bakti, Kampung Muara Sepak RT 013/RW 008, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi," kata Kasi Humas.

Dua pria yang pertama kali diamankan berinisial D dan NM. Berdasarkan pemeriksaan awal, keduanya diduga menguasai sepeda motor yang merupakan hasil tindak pidana pencurian.

Keterangan tersebut selanjutnya dikembangkan oleh tim operasional Unit Reskrim Polsek Muaragembong.

Dari hasil pengembangan, petugas kembali mengamankan dua pria lainnya berinisial BF di kediamannya di wilayah Desa Babelan serta A di kawasan Kampung Pondok, Kecamatan Babelan.

Berdasarkan keterangan sementara, sepeda motor Honda Beat berwarna biru putih yang diamankan diduga merupakan hasil pencurian di sekitar kawasan Pertamina, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Para terduga pelaku juga mengakui pernah melakukan aksi serupa di beberapa lokasi lain di wilayah Kabupaten Bekasi.

"Dalam pengungkapan itu kami amankan satu unit sepeda motor Honda Beat sebagai barang yang diduga hasil kejahatan dan satu unit Honda Scoopy yang diduga digunakan sebagai sarana melakukan tindak pidana," kata dia.

Petugas turut menyita empat unit telepon genggam berbagai merek serta satu bilah senjata tajam jenis celurit yang ditemukan saat proses penindakan.

Keempat pria tersebut beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Muaragembong untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

"Penyidik juga tengah mendalami lokasi kejadian lainnya, peran masing-masing terduga pelaku, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat," jelas Aliyani.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.