TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Kaimana resmi dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Asisten I Setda Kaimana, Yacob Ahimza Ire Warere di Kampung Coa Distrik Kaimana, Sabtu (1/8/2026).
Di momen tersebut, Yacob, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas masuknya program strategis nasional (PSN) di Kaimana.
Ia menekankan bahwa sektor perikanan merupakan unggulan daerah dengan luas wilayah mencapai 36.000 km⊃2;, termasuk laut seluas 17.500 km⊃2;.
“Dengan hadirnya proyek strategis nasional ini, pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu Plt. Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Kaimana, Sachrir Imannato Kamakaula, menjelaskan bahwa proses pembangunan telah berjalan sejak Januari 2026.
Tahap awal dimulai dengan survei terhadap kampung-kampung yang akan dijadikan lokasi program.
Baca juga: Pemkab Kaimana Bangun 17 Kampung Nelayan Merah Putih, Tahap Awal di Coa dan Tanggaromi
“Sasaran kami ada 23 kampung. Sosialisasi sudah dilakukan, kemudian membangun komitmen dengan masyarakat terkait dukungan terhadap program pemerintah pusat ini,” ujar Sachrir.
Dari 23 kampung yang disurvei, hanya 9 kampung yang ditetapkan sebagai lokasi pembangunan KNMP.
Kesembilan kampung tersebut adalah Coa, Krooy, Tanggaromi, Edor, Yarona, Namatota, Wanoma, Kooy, dan Waho.
"Saat ini, pembangunan sudah berjalan di Kampung Coa dan Tanggaromi," kata Sachrir.
Sachrir menambahkan, kendala utama yang dihadapi adalah kepemilikan lahan.
Namun masalah tersebut telah diselesaikan berkat kerja sama semua pihak.
Pembangunan ini dilaksanakan oleh PT Adhi Karsa Karya Pratama dengan sumber anggaran dari APBN Tahun 2026.
Peletakan batu pertama pembangunan KNPM turut dihadiri Kajari Kaimana, perwakilan Pengadilan Negeri, Kodim 1804, Polres, tokoh adat, tokoh masyarakat, kontraktor pelaksana, serta tamu undangan lainnya.