Makin Digemari, Car Free Day Jadi Momen Warga Masohi Berkumpul di Akhir Pekan 
Mesya Marasabessy August 02, 2026 01:52 PM

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎‎MALTENG,TRIBUNAMBONN.COM - Akhir pekan menjadi momen yang di nanti-nanti sebagian besar masyarakat, entah itu pekerja kantoran, pekerja swasta, maupun para pelajar.

‎Melepas penat usai beraktivitas selama sepekan, rupanya banyak masyarakat Kota Masohi, Maluku Tengah menghabiskan akhir pekan di acara Car Free Day.

‎Acara tersebut mempertemukan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), aktivitas olahraga, hingga anak-anak yang menghabiskan waktu pada lomba melukis jelang perayaan HUT RI ke 81. 

‎Berpusat di Jalan Pattimura, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Minggu (2/8/2026), puluhan tenan UMKM digelar para pedagang pada jalan sepanjang hampir 300 meter.

‎Suasana kota yang biasanya sepi, kini nampak ramai dengan dibukanya ruang berjumpa bagi para warga di setiap hari Minggu.

‎Masyarakat bukan hanya berbelanja aneka kudapan, mereka turut aktif berolahraga senam yang didominasi oleh ibu-ibu.

‎Momen ini menjadi penanda bahwa car free day telah menjelma menjadi ruang berjumpa bagi masyarakat.

Baca juga: Erick Thohir Optimistis Indonesia Berprestasi di Asian Games 2026 Meski Sepak Bola Absen

Baca juga: Peringatan ke-209 Hari Pattimura di Salatiga, Gubernur Ajak Warga Perantauan Kobarkan Persatuan

Pantauan TribunAmbon, ratusan masyarakat memadati area car free day sejak pagi sekira pukul 08.00 WIT.

‎Tenan-tenan UMKM didominasi kudapan pasar hingga kudapan kekinian beraneka ragam. Selain itu, tenan-tenan ornamen unik hingga pakaian turut mengambil bagian di Jalan Pattimura.

‎Salah satu pengunjung, Salma Raisyadina, mengatakan, ia cukup antusias pada acara car free day. Selain banyak jajanan, ada ruang untuk masyarakat berolahraga.

‎"Menurut saya car free ini sangat bagus sekali karena dapat menarik masyarakat untuk berkumpul," ujar Salma 

‎Menurutnya, hal itu sangat berdampak pada penguatan UMKM di daerah. Salma yang merupakan mahasiswa Universitas Pattimura Ambon itu meminta agar acara seperti ini dapat dipertahankan kedepannya.

‎"Karena banyak juga jajanan unik dan enak, apalagi untuk anak muda, Katong sangat suka dengan jajanan unik seperti ini," jelasnya.

‎Namun, Salma menyayangkan kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah bekas makanan sembarangan.

‎"Sampah dibuang di atas trotoar jalanan, sangat tidak bagus. Harusnya diperhatikan," pintanya.

‎Salma berharap agar kedepan, hal ini dapat dievaluasi dan pemerintah atau pengelola kegiatan dapat menghadirkan tempat sampah khusus di area car free day.

‎"Harusnya di atas trotoar ada tempat sampah," pungkas Salma.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.