Semestarakan Festival 2026, Wakil Wali Kota Tarakan: Kolaborasi Kampus jadi Kekuatan Bangun Daerah
Amiruddin August 02, 2026 03:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, dinilai menjadi salah satu kunci mempercepat pembangunan, yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, saat membuka secara resmi Semestarakan Festival 2026, puncak kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada ( UGM ), di Kota Tarakan, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tarakan beserta jajaran pengurus, kepala perangkat daerah, akademisi, mahasiswa KKN-PPM UGM, serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam sambutannya, Ibnu Saud Is menyampaikan apresiasi kepada Universitas Gadjah Mada yang telah mempercayakan Kota Tarakan sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN-PPM.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan program akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Kota Tarakan, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Gadjah Mada yang telah memilih Kota Tarakan sebagai lokasi pelaksanaan KKN-PPM.

Program ini bukan hanya menjadi proses pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan inovasi," ujarnya.

 

Ibnu Saud Is 020826
RESMIKAN - Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, saat membuka secara resmi Semestarakan Festival 2026, puncak kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM), di Kota Tarakan, Sabtu (1/8/2026). DOKUMENTASI HUMAS PEMKOT TARAKAN

 

Baca juga: Wali Kota Tarakan Khairul Apresiasi Peran PKK, jadi Kunci Turunkan Stunting

Ia mengatakan, selama pelaksanaan KKN-PPM, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman lapangan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga mampu memahami kebutuhan riil yang ada di daerah.

Menurutnya, berbagai gagasan, inovasi, dan program yang dihasilkan mahasiswa dapat menjadi nilai tambah dalam mendukung pembangunan Kota Tarakan.

Wakil Wali Kota menegaskan, pembangunan daerah tidak mungkin hanya mengandalkan pemerintah semata.

Diperlukan sinergi dari seluruh unsur, mulai dari perguruan tinggi, masyarakat, dunia usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"Pembangunan Kota Tarakan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan sinergi yang baik, berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi secara bersama-sama," kata Ibnu Saud Is.

Karena itu, Pemerintah Kota Tarakan, lanjut Ibnu, akan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan, termasuk melalui program-program pengabdian kepada masyarakat seperti KKN-PPM.

Menurutnya, kolaborasi tersebut mampu memperkuat pembangunan daerah sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

"Pemerintah Kota Tarakan berkomitmen mendukung kegiatan-kegiatan kolaboratif seperti KKN-PPM sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan daerah," ungkap Ibnu Saud Is.

Pada kesempatan itu, Ibnu Saud Is juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh mahasiswa KKN-PPM UGM yang telah mengabdikan diri selama menjalankan program di Kota Tarakan.

Ia menilai dedikasi mahasiswa dalam mendampingi masyarakat menjadi bentuk nyata kontribusi generasi muda terhadap pembangunan bangsa.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada, atas dedikasi dan pengabdian selama berada di Kota Tarakan," kata Ibnu Saud Is.

Semestarakan Festival 2026 menjadi ajang penutup rangkaian kegiatan KKN-PPM UGM dengan menampilkan berbagai hasil karya, inovasi, serta program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian.

Ibnu berharap berbagai inovasi yang telah dihasilkan mahasiswa tidak berhenti setelah program KKN berakhir, tetapi dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat maupun pemerintah daerah.

"Kami berharap hasil karya dan inovasi yang ditampilkan dalam Semestarakan Festival ini dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Tarakan," tutupnya.

(Adv)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.