Erick Thohir Optimistis Indonesia Berprestasi di Asian Games 2026 Meski Sepak Bola Absen
Ode Alfin Risanto August 02, 2026 01:52 PM

TRIBUNAMBON.COM – Kontingen Indonesia resmi menetapkan komposisi cabang olahraga (cabor) yang akan diikuti pada Asian Games 2026 di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Dari total 43 cabang olahraga yang dipertandingkan, Indonesia memastikan akan berlaga di 35 cabor dengan kekuatan 432 atlet.

Sementara itu, sepak bola dipastikan absen karena gagal memenuhi syarat lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026 yang menjadi tiket menuju Asian Games.

Keputusan mengirim atlet di 35 cabang olahraga merupakan hasil evaluasi bersama antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), serta masing-masing federasi olahraga.

Penilaian dilakukan berdasarkan kesiapan atlet dan peluang meraih medali.

Baca juga: Peringatan ke-209 Hari Pattimura di Salatiga, Gubernur Ajak Warga Perantauan Kobarkan Persatuan

Baca juga: Perkuat Layanan Publik, Telkomsel Tumbuh Sehat di Semester I 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan penyusunan kontingen dilakukan secara objektif agar Indonesia mengirim atlet yang benar-benar memiliki potensi bersaing di level Asia.

"Kemenpora bersama NOC Indonesia dan seluruh cabang olahraga berkomitmen mengirimkan atlet-atlet terbaik yang memiliki kesiapan dan peluang prestasi."

"Setiap nama yang masuk dalam kontingen telah melalui proses review yang ketat, sehingga kami optimistis Tim Indonesia mampu tampil kompetitif di Asian Games Aichi-Nagoya 2026."


"Yang terpenting, para atlet dapat bertanding dengan fokus, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengerahkan seluruh kemampuan untuk menunjukkan performa terbaik demi memberikan kebanggaan bagi bangsa Indonesia," ujar Erick Thohir, dikutip dari laman resmi Kemenpora.

Pemerintah Dukung Penuh Persiapan Kontingen
Erick juga mengapresiasi cabang olahraga yang berangkat melalui skema pendanaan mandiri.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan semangat kolaborasi dalam membangun prestasi olahraga nasional.

"Adanya cabang olahraga yang berangkat dengan skema pendanaan mandiri ini adalah bukti semangat kolaborasi, yang menunjukkan bahwa membangun prestasi olahraga adalah tanggung jawab bersama."ungkapnya

"Pemerintah mengapresiasi seluruh federasi dan para mitra yang ikut mengambil peran."ucapnya

"Apa pun skema pendanaannya, ketika mengenakan lambang Garuda di dada, seluruh atlet membawa satu nama, yaitu Indonesia." tuturnya

"Saya berharap seluruh kontingen dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Merah Putih," tambah Erick Thohir.

Sebanyak 432 atlet yang diberangkatkan akan didampingi 148 pelatih dan ofisial, serta 32 anggota tim Chef de Mission (CdM).

Komposisi kontingen tersebut merupakan hasil evaluasi tim review Kemenpora, Komisi Sport NOC Indonesia, dan federasi cabang olahraga yang mempertimbangkan kesiapan atlet sekaligus peluang meraih prestasi.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, optimistis Indonesia mampu melanjutkan tren positif di tingkat Asia.

"Asian Games bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi panggung untuk menunjukkan bahwa olahraga Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing dengan negara-negara terbaik di Asia."

"Seluruh atlet yang berangkat telah melalui proses seleksi dan persiapan yang maksimal. Kini saatnya mereka tampil percaya diri, memberikan yang terbaik, dan mengharumkan nama Indonesia," kata Okto.

Sepak Bola Absen, Cabor Unggulan Tetap Jadi Andalan

Absennya sepak bola menjadi salah satu sorotan dalam daftar kontingen Indonesia. Hal itu terjadi karena regulasi Asian Games 2026 hanya memberikan kuota kepada 16 negara yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026, sementara Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket.

Meski tanpa sepak bola, Indonesia tetap mengandalkan sejumlah cabang olahraga unggulan seperti bulutangkis, panjat tebing, dan angkat besi sebagai lumbung medali.

Selain itu, Indonesia juga akan tampil di cabang olahraga yang tengah berkembang, seperti esports, skateboard, padel, dan teqball, sebagai bagian dari upaya memperluas peluang meraih prestasi di Asian Games 2026.

Pada Asian Games edisi sebelumnya di Hangzhou 2022, Indonesia menempati peringkat ke-13 dengan raihan 36 medali, terdiri atas 7 emas, 11 perak, dan 18 perunggu. Kini, kontingen Merah Putih membidik hasil yang lebih baik di Aichi-Nagoya 2026.

Berikut daftar lengkap cabor Asian Games 2026 yang akan diikuti kontingen Indonesia.

  1. Panahan
  2. Atletik
  3. Akuatik
  4. Bulutangkis
  5. Tinju
  6. Anggar
  7. Golf
  8. Senam
  9. Judo
  10. Karate
  11. Pentatlon modern
  12. Menembak
  13. Panjat Tebing
  14. Taekwondo
  15. Tenis Meja
  16. Tenis Lapangan
  17. Triatlon
  18. Angkat Besi
  19. Gulat
  20. Wushu
  21. Mixed Martial Art
  22. Basket
  23. Hoki
  24. Sepak Takraw
  25. Voli
  26. Kano/Kayak
  27. Rowing
  28. Selancar
  29. Balap Sepeda
  30. jEsport
  31. Berkuda
  32. Padel
  33. Skateboard
  34. Squash
  35. Teqball
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.