TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG – SUV terbaru Jetour T2 i-DM yang baru saja rilis di pameran otomotif GIIAS 2026 di ICE BSD Tangerang, dibekali teknologi berbasis radar generasi kelima dari Bosch.
Teknologi ini bekerja untuk mengoptimalkan aspek keselamatan di kendaraan yang bisa menjangkau jarak tempuh hingga 1.200 kilometer lebih dalam satu kali pengisian penuh baterai dan tangki bahan bakarnya ini.
Sistem berbasis radar di kendaraan ini bersama kamera bekerja secara real-time untuk memantau kondisi di sekitar kendaraan.
Radar ini ditempatkan di bagian depan kendaraan dan mampu mendeteksi objek hingga 210 meter dengan sudut deteksi mencapai 60 derajat.
Sementara, teknologi kameranya dari generasi ke-3 yang juga dipasok Bosch memiliki resolusi QHD+ yang mampu mendeteksi kendaraan hingga 150 meter dan pejalan kaki hingga 70 meter.
Informasi dari kedua sistem tersebut bekerja secara real time untuk mendukung 15 fitur ADAS Level 2 di Jetour T2 i-DM untuk membantu pengemudi mengantisipasi berbagai situasi di jalan.
Untuk memaksimalkan aspek keselamatan penumpang, SUV ini juga dilengkapi dengan enam airbags
yang ditempatkan di bagian depan, samping depan, dan sisi kabin guna memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh selama perjalanan.
Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia di acara diskusi dengan media di booth Jetour di GIIAS 2026 mengatakan, Jetour T2 i-DM merupakan Adventure PHEV SUV yang mendefinisikan standar baru kendaraan petualang melalui perpaduan performa tangguh, efisiensi energi, dan jarak tempuh lebih dari 1.200 kilometer.
SUV ini dirancang untuk menjawab karakteristik mobilitas konsumen Indonesia yang beragam, mulai dari
aktivitas harian di perkotaan, perjalanan bersama keluarga, hingga eksplorasi lintas kota dan berbagai destinasi wisata yang belum sepenuhnya didukung infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik.
Teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) di SUV ini dinilai sebagai solusi yang sangat relevan relevan agar pengguna menikmati efisiensi dan kenyamanan berkendara menggunakan tenaga listrik untuk mobilitas sehari-hari, sekaligus memberikan kebebasan menjelajah tanpa rasa khawatir berkat dukungan mesin bensin yang bekerja secara otomatis saat dibutuhkan.
"Teknologi plug-in hybrid bukan hanya tentang menggabungkan dua sumber tenaga, melainkan bagaimana seluruh sistem tersebut mampu bekerja secara harmonis untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang relevan dengan kebutuhan konsumen," ungkapnya.
Intelligent Dual Mode dikembangkan untuk memberikan keseimbangan antara efisiensi, performa, kenyamanan, dan fleksibilitas, sehingga konsumen tidak was-was saat bepergian jauh.
Teknologi Intelligent Dual Mode di Jetour T2 i-DM mengintegrasikan Hybrid Dedicated Engine Generasi Kelima ACTECO 1.5 TGDI. Mesin ini menghasilkan tenaga 136 PS dan torsi 220 Nm, dengan efisiensi termal hingga 44,5 persen.
Dengan demikian, mampu menghadirkan performa yang tetap responsif dengan konsumsi bahan bakar yang efisien.
Baca juga: Harga SUV Jetour T2 i-DM Rp 688.000.000, Garansi Tanpa Batasan Kilometer
Mesin ini dipadukan dengan transmisi 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (3DHT) yang dikombinasikan dengan Dual Electric Motor, yang menghasilkan tenaga gabungan 224 PS dan torsi 390 Nm serta disimpan dalam baterai LFP CATL berkapasitas 18,4 kWh sebagai sumber energi untuk penggerak listrik.
Baterai ini juga mendukung DC Fast Charging yang mampu mengisi daya dari 30 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 27 menit.
Kombinasi teknologi inilah yang membuat T2 i-DM mampu menempuh jarak hingga lebih dari 1.200 kilometer dalam satu kali pengisian penuh baterai dan tangki bahan bakar, meski mengusung bodi besar khas
Adventure SUV.
Ranggy menjelaskan, keunggulan Intelligent Dual Mode juga terletak pada penggunaan Dual Electric Motor yang bekerja secara cerdas sesuai kebutuhan berkendara.
Saat menghadapi tanjakan maupun membawa beban lebih, sistem akan mengoptimalkan distribusi tenaga agar kendaraan tetap bertenaga dan stabil.
Pada saat yang sama, sistem secara otomatis mengelola penggunaan dan pemulihan energi untuk menjaga efisiensi tanpa mengorbankan performa, sehingga setiap perjalanan terasa lebih responsif, nyaman, dan optimal di berbagai kondisi jalan.
Baca juga: Wuling Aira EV Ditawarkan dengan Harga Sadis di GIIAS 2026, Cuma Rp155 Juta
SUV T2 i-DM menggunakan CATL LFP Battery yang telah memenuhi berbagai standar keselamatan internasional dan dilengkapi sertifikasi IP68.
Baterai inimampu bertahan dalam kondisi terendam air hingga satu meter selama 48 jam. Selain itu, baterai ini juga memiliki ketahanan terhadap tekanan hingga 10 ton, sehingga tetap terlindungi saat menghadapi
benturan.
Untuk memberikan perlindungan tambahan, sistem baterai juga dilengkapi High Voltage Cut-Off yang secara otomatis memutus aliran listrik hanya dalam waktu 2 milidetik ketika terdeteksi kondisi darurat, guna meminimalkan potensi risiko.
Perlindungan tersebut diperkuat melalui struktur Hardtop Cage Body Monocoque yang menggunakan 80 persen high-strength steel, termasuk penggunaan 1.500 MPa hot formed steel. Struktur bodi ini menghasilkan torsional stiffness hingga 32.000 Nm/deg.
Ini membuat kendaraan tetap kokoh saat menghadapi berbagai kondisi jalan serta memberikan
stabilitas dan perlindungan yang lebih baik bagi pengemudi maupun penumpang.
Di kabinnya, Jetour T2 i-DM dilengkapi layar sentuh 15,6 inci dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 8155, serta digital instrument cluster ukuran 10,25-inch untuk antarmuka yang responsif dan mudah digunakan.
Fitur hiburan di SUV ini sudah mendapat dukungan Wireless Apple CarPlay & Android Auto serta 4-Zone Voice
Control, yang memungkinkan berbagai fungsi kendaraan dioperasikan secara lebih intuitif, serta 12-speaker Sony Premium Audio System, 64-color Ambient Light, 64-inch Panoramic Sky Roof dan 24-Hour Parking Air
Conditioning.