Gelar Reses, Nik Sugiharti Tampung Usulan Penataan Terintegrasi Bundaran Apollo Gempol
Luky Setiyawan August 02, 2026 03:39 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan – Penataan kawasan Bundaran Apollo di Kecamatan Gempol menjadi salah satu aspirasi utama yang mengemuka dalam reses III masa persidangan tahun sidang 2025/2026 yang digelar Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Nik Sugiarti, Sabtu (1/8/2026) malam.

Dalam forum tersebut, warga menyampaikan berbagai keluhan terkait kondisi Bundaran Apollo yang dinilai masih rawan tawuran, minim penerangan, serta kerap dipenuhi kendaraan besar yang parkir sembarangan. 

Kondisi itu dinilai mengganggu ketertiban sekaligus membahayakan pengguna jalan.

Nik Sugiarti mengatakan, seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan melalui DPRD untuk ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

Baca juga: Dugaan Maling Burung Beraksi di Apollo Gempol Pasuruan, Kenari dan Lovebird Digondol

Menurutnya, Bundaran Apollo merupakan salah satu pintu masuk Kabupaten Pasuruan dari arah barat sehingga penataannya perlu menjadi perhatian bersama.

“Keamanan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas. Aspirasi yang disampaikan warga ini akan kami teruskan kepada OPD terkait agar bisa segera ditindaklanjuti sesuai kewenangannya,” ujarnya.

Salah satu usulan yang mengemuka adalah penertiban parkir kendaraan besar di sekitar Bundaran Apollo. 

Nik menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian Dinas Perhubungan karena selain mengganggu kelancaran lalu lintas, juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kami sudah sampaikan ke Dishub untuk segera koordinasi dengan provinsi karena jalan itu milik provinsi. Di sisi lain, Dishub juga sudah pasang beton barier untuk mencegah parkir liar,” paparnya.

Selain itu, ia juga mengusulkan agar kawasan di sekitar Bundaran Apollo ditata menjadi ruang yang lebih bermanfaat, seperti ruang terbuka hijau, hutan kota, atau kawasan resapan air. 

Dengan penataan tersebut, kawasan yang selama ini identik dengan aktivitas negatif diharapkan berubah menjadi ruang publik yang aman dan nyaman.

Ia menilai penataan kawasan tersebut sejalan dengan langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang saat ini tengah mempersiapkan pembenahan Bundaran Apollo agar menjadi kawasan yang lebih tertib, aman, dan representatif.

“Kalau kawasan ini tertata dengan baik, manfaatnya akan dirasakan masyarakat. Bukan hanya lebih aman, tetapi juga memberikan wajah yang lebih baik bagi Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Nik menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan warga dalam reses akan dibawa ke pembahasan DPRD untuk diperjuangkan menjadi bagian dari program pembangunan daerah sesuai skala prioritas dan kewenangan pemerintah.

Melalui penataan yang terintegrasi, Bundaran Apollo diharapkan menjadi ruang publik yang tertib, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Gempol maupun pengguna jalan yang melintas.

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.