Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series per 1 Agustus 2026, Pertamax Kini Rp15.950 per Liter
Samsul Arifin August 02, 2026 06:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Handi Lestarie

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada 1 Agustus 2026.

Dalam penyesuaian kali ini, sejumlah produk Pertamax Series mengalami penurunan harga, sementara Dexlite dan Pertamina Dex tetap.

Kebijakan tersebut merupakan evaluasi harga secara berkala yang dilakukan Pertamina sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah. Penyesuaian mempertimbangkan dinamika harga minyak mentah dunia serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Penyesuaian Mengacu Evaluasi Berkala

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perubahan harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari evaluasi rutin agar tetap sesuai dengan kondisi pasar.

"Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Pertamina juga memastikan pasokan BBM tetap aman sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," kata Ahad, Sabtu (1/8/2026).

Baca juga: Cek Daftar Harga BBM Terbaru Pertamina 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Jadi Rp15.950 per Liter

Daftar Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Mulai 1 Agustus 2026

Berikut harga BBM non-subsidi Pertamina yang berlaku di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT):

  • Pertamax Turbo (RON 98) turun dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter.
  • Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter.
  • Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter.
  • Pertamina Dex tetap Rp21.150 per liter.
  • Dexlite tetap Rp19.700 per liter. 

Pasokan BBM Dipastikan Aman

Selain melakukan penyesuaian harga, Pertamina memastikan stok BBM di seluruh lembaga penyalur resmi tetap mencukupi sehingga distribusi kepada masyarakat berjalan normal.

"Pertamina memastikan stok BBM di seluruh lembaga penyalur resmi dalam kondisi aman dan distribusi terus dioptimalkan agar pelayanan kepada masyarakat di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur tetap berjalan lancar," jelas Ahad.

Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai harga terbaru BBM non-subsidi melalui kanal resmi Pertamina. Sementara itu, informasi terkait produk, layanan, maupun berbagai promo dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina atau dengan menghubungi Pertamina Contact Center 135.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.