TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus memastikan agar realisasi Kampung Nelayan Merah Putih terwujud di daerah.
Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program prioritas nasional yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan menjadi perhatian utama Kabinet Presiden Prabowo Subianto.
Di Bulungan, Kalimantan Utara, sudah ada dua lokasi yang ditetapkan sebagai fokus Kampung Nelayan Merah Putih, yaitu Pulau Bunyu dan kawasan Tanah Kuning.
Namun Pemkab Bulungan berencana menyiapkan lokasi lainnya agar Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya terpusat di dua lokasi tersebut.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan, Syam Hendarsyah mengatakan, pihaknya masih menyiapkan sejumlah lokasi lain yang berada di kantong-kantong nelayan untuk diusulkan dalam pembangunan selanjutnya.
Ada lima titik yang tengah menjadi perhatian Dinas Perikanan Bulungan, yakni:
1. Liagu, Kecamatan Sekatak
2. Kampung Tias di Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah
3. Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah
4. Desa Ardi Mulyo, KecamatanTanjung Palas Utara
5. Desa di Tanjung Palas Hilir.
"Kita berharap di kantong-kantong nelayan kita semua bisa terbangun," ungkapnya, Minggu (2/8/2026).
Realisasi pembangunan di lima lokasi tersebut masih menunggu kesiapan masing-masing wilayah, terutama dari sisi lahan.
"Lima titik itu yang kita coba nantinya lanjutan usulan. Kembali lagi kita menunggu kesiapan masing-masing lokasi ini kaitannya dengan lahan tadi," ujarnya.
Baca juga: Bulungan Usulkan Dua Lokasi Baru Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026
Sementara itu, untuk Kampung Nelayan Merah Putih yang berada di Bunyu dan Tanah Kuning, progres pembangunannya masih terus berjalan.
Syam menjelaskan, untuk di Bunyu, telah masuk tahap akhir pembangunan dengan capaian sekitar 80 persen.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut ditargetkan dapat rampung dalam waktu dekat.
"Alhamdulillah, untuk Kampung Nelayan Merah Putih kita sudah ada yang terbangun. Ini sudah sampai di tahap akhir, informasi terakhir sekitar 80 persen dan targetnya dalam waktu dekat ini bisa 100 persen," ujarnya.
Sedangkan untuk di Tanah Kuning, telah memasuki tahap verifikasi lanjutan dan diharapkan dapat direalisasikan.
"Yang terbangun saat ini masih satu, tapi kita mengusulkan juga untuk 2026 ini satu lokasi lagi di Tanah Kuning. Mudah-mudahan kemarin sudah masuk tahap verifikasi lanjutan untuk yang Tanah Kuning dan mudah-mudahan ini juga bisa terbangun," katanya.
Menurut Syam, kesiapan lahan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pemkab Bulungan memastikan lokasi yang diusulkan memiliki status lahan yang jelas atau clean and clear sebelum masuk ke tahap pembangunan.
"Yang jadi perhatian kita adalah terkait dengan clean and clear lahan. Ini yang menjadi perhatian fokus kita," jelasnya.
Saat ini, kata Syam, dua lokasi yang menjadi fokus karena telah memiliki kesiapan lahan yakni Bunyu dan Tanah Kuning.
Sementara lokasi lainnya masih dikoordinasikan bersama pemerintah desa masing-masing untuk memastikan lahan yang dapat digunakan.
"Untuk saat ini kita fokus di dua yang sudah clean and clear, yaitu Bunyu sama Tanah Kuning. Untuk lokasi lainnya kita masih coba berkoordinasi dengan desa masing-masing kaitan dengan lahan yang siap dibangun," tuturnya.
(*)