Mahasiswa Undana Depresi usai Ujian Skripsi Dibatalkan, Mendikti Turun Tangan
Ola Keda August 02, 2026 10:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Kasus mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Jessica Sofia Tunardjo, yang mengalami depresi setelah pembatalan ujian skripsinya mendapat perhatian pemerintah pusat.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto bahkan telah berkomunikasi langsung dengan Jessica melalui sambungan video.

Rektor Undana Prof. Jefri S. Bale mengatakan, dalam percakapan tersebut Menteri memastikan pemerintah mendukung Jessica untuk melanjutkan studi hingga menyelesaikan pendidikan sarjananya.

"Pak Menteri sudah berkomunikasi langsung melalui video call dengan adik Jessica, menanyakan kesehatannya dan memastikan bahwa Kementerian mendukung penyelesaian studinya hingga menjadi sarjana," kata Jefri, Minggu (2/8/2026).

Jefri menyampaikan kondisi Jessica mulai menunjukkan perkembangan positif meski masih menjalani perawatan medis. Menurutnya, Jessica mengaku sudah merasa lebih baik dibanding beberapa hari sebelumnya.

"Kami melihat adik Jessica sudah sedikit membaik. Masih ada kendala kesehatan, tetapi yang bersangkutan mengatakan kondisinya lebih baik dibanding hari-hari sebelumnya," ujarnya.

Sebagai bentuk pendampingan, jajaran pimpinan Undana, Dekan FKM, Ketua Program Studi, dosen, hingga rekan-rekan mahasiswa juga menjenguk Jessica.

Terkait polemik akademik yang menjadi pemicu, Jefri mengatakan universitas telah membuka komunikasi dengan seluruh pihak sejak persoalan pembatalan ujian skripsi mencuat. Saat ini, kampus juga masih melakukan investigasi terhadap kasus tersebut.

 

Jessica Dilarikan ke RS

Sebelumnya, Jessica dilarikan ke Rumah Sakit Wira Sakti Kupang setelah mengalami depresi dan serangan panik yang diduga dipicu pembatalan ujian skripsi serta pergantian dosen penguji secara mendadak menjelang pelaksanaan sidang.

Rektor Undana menegaskan pihak kampus meminta keluarga memprioritaskan pemulihan kondisi Jessica. Ia juga memastikan seluruh hak akademik Jessica akan tetap dipenuhi sehingga dapat menyelesaikan studinya sesuai prosedur yang berlaku.

"Kami meminta keluarga fokus pada pemulihan kesehatan Jessica terlebih dahulu. Untuk kelanjutan studi, kami pastikan seluruh hak akademiknya tetap akan dipenuhi," tegas Jefri.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.