Dua Skenario Viking Jelang Laga Persib Vs Persija di Bali: Tour Suporter atau Nonton Bareng
Muhamad Syarif Abdussalam August 02, 2026 10:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Laga semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa (4/8/2026), dipastikan menyajikan tensi tinggi lantaran mempertemukan dua pasang tim dengan sejarah rivalitas sengit.

Persib Bandung dijadwalkan melakoni duel klasik melawan Persija Jakarta, sementara Persebaya Surabaya bakal berhadapan dengan Arema FC.

Wakil Ketua Viking Persib Bandung, Dadan Gareng, menilai kendati bergulir di turnamen pra-musim, bentrokan antara Pangeran Biru dan Macan Kemayoran tetap menjadi laga akbar (big match) yang sejajar dengan ketatnya persaingan Persebaya versus Arema.

"Mau tak mau, bertaruh harga diri, walau piala presiden atau piala apapun, kalau Persib lawan Persija, mau tidak mau Persib harus menang," tegas Dadan saat dihubungi, Minggu (2/8/2026).

Apalagi, Dadan menambahkan bahwa narasi pertarungan ini dipastikan makin panas di media sosial.

"Di mata Bobotoh atau suporter, mungkin bohong istilahnya konsen untuk AFC Champions League atau Liga, tetap susah kalau lawannya Persija. Pasti ingin menang dan tanggung juara sekalian tinggal selangkah lagi," paparnya.

STARTING XI - Starting XI Persib Bandung saat berhadapan dengan Tampines Rovers dalam laga pamungkas Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (31/7/2026).
STARTING XI - Starting XI Persib Bandung saat berhadapan dengan Tampines Rovers dalam laga pamungkas Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (31/7/2026). (Tribun Jabar/Raymond Suryadi)

Menurut Dadan, tidak ada alasan bagi Persib untuk goyah, sehingga siapa pun pemain yang diturunkan wajib memetik kemenangan atas Persija.

"Harus masuk final dan juara, hadiahnya juga besar kalau liga kan lama, ini hadiah sudah di depan mata, hadiah juara Rp 8 miliar," ucap Dadan.

Terlebih lagi, Pangeran Biru sudah terhitung lama tidak mengangkat trofi Piala Presiden sejak terakhir kali merengkuhnya pada edisi 2015. Ia mengingatkan bahwa hasil kalah atau menang lawan Persija akan menyisakan satu laga lanjutan (final atau perebutan tempat ketiga), sehingga kemenangan menjadi opsi mutlak.

"Kalau masalah cedera itu tidak bisa diprediksi, kemarin saja Berguinho juga tak ada benturan keras, masalah tumpuan, jadi tak bisa diprediksi," tambahnya.

Meskipun kehadiran Mariano Peralta sangat diharapkan di lini serang, Dadan menekankan bahwa poin utamanya adalah kemenangan tim, terlepas dari siapa pun susunan pemainnya.

Di sisi lain, Dadan tak menampik adanya potensi pertandingan berlangsung tertutup tanpa penonton mengingat tingginya risiko keamanan.

"Riskan karena ini 4 tim yang merupakan rival semua, bermain di I Wayan Dipta semua," jelasnya.

Potensi gesekan antarsuporter di perjalanan maupun di sekitar area pertandingan dinilai sulit dihindari, mengingat adanya riwayat ketegangan antara pendukung Persib dengan Persija, serta suporter Persebaya dengan Arema.

"Persib sama Persija saja sulit, harus dengan pengamanan ekstra, apalagi ini ditambah Persebaya dan Arema," katanya.

Berdasarkan dinamika tersebut, Dadan condong memprediksi laga semifinal di Bali akan digelar tanpa penonton, walau pihak penyelenggara belum mengeluarkan keputusan resmi.

"Karena kami sudah tahu di lapangan bagaimana. Memang riskan, jangankan untuk 4 tim 2 tim saja pengamanan harus sangat ekstra," tuturnya.

Kendati demikian, pihak Viking tetap menyusun kalkulasi pengeluaran untuk rencana tour suporter, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga tiket, jika pertandingan diizinkan terbuka, sekaligus menyiapkan agenda nonton bareng (nobar) apabila laga resmi digelar tanpa penonton.

"Tapi juga akan menyiapkan untuk nonton bareng jika tertutup tanpa penonton," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.