TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bandar Laksamana berharap proses perbaikan sekolah yang rusak akibat angin puting beliung beberapa bulan lalu bisa segera terealisasi. Karena saat ini proses belajar mengajar masih menumpang di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Bandar Laksamana.
Hal ini diungkap Kepala Sekolah SMPN 1 Bandar Laksamana Yora Fitriani kepada awak media. Menurut dia, kegiatan pembangunan perbaikan Sekolah masih menunggu surat resmi dari pusat untuk pelaksanaan perbaikan.
"Kami masih menunggu surat resminya dari pusat, karena proses perbaikan bangunan sekolah yang rusak akan dijalankan menggunakan anggaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)," ungkapnya.
Meskipun bangunan sekolah belum diperbaiki, proses belajar mengajar siswa dipastikan berjalan dengan baik. Yora mengatakan proses pembelajaran masih berjalan dengan aman dan lancar karena dukungan dari sekolah tempat sementara proses belajar mengajar ditumbangkan.
"Kita melakukan penyesuaian jadwal, karena menggunakan ruang kelas sekolah yang menerima kami menumpang. Kita menggunakan ruang kelas secara bergantian dengan mereka," ungkap Kepala Sekolah SMPN 1 Bandar Laksamana
Menurut dia, meskipun demikian, sejauh ini seluruh siswa SMPN 1 Bandar Laksamana masih bisa beradaptasi dengan baik. Sehingga proses belajar menganjar tidak terganggu sama sekali.
Yora mengatakan, pihaknya berharap proses perbaikan sekolah segera berjalan. Sehingga seluruh aktifitas sekolah bisa kembali ke gedung SMPN 1 Bandar Laksmana sendiri.
Untuk diketahui sebelumnya Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis memastikan perbaik sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 1 Bandar Laksamana Bengkalis yang rusak akibat terjangan angin puting beliung beberapa bulan lalu akan segera dilaksanakan.
Bangunan gedung yang rusak dipastikan akan diperbaiki melalui anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menegah (Kemendikdasmen).
Kementerian menganggarkan untuk perbaikan sekolah tersebut sekitar 1,7 miliar rupiah.
Dengan anggaran lumayan besar ini diperkirakan bisa memperbaiki seluruh ruang sekolah yang mengalami kerusakan, mulai dari perbaikan atap gedung sekolah, bangunan yang roboh dan fasilitas lainnya.
Gedung sekolah yang akan diperbaiki sebanyak sembilan ruangan. Termasuk perpustakaan dan ruang lainnya yang terdampak.
Rencananya perbaikan sekolah masih menunggu anggaran tersebut dicairkan. Pihak Disdik Bengkalis menargetkan pengerjaan perbaikan akan rampung pada akhir tahun ini.
Sehingga seluruh siswa bisa kembali melaksanakan proses belajar mengajar di SMPN 1 Bandar Laksamana lagi.
Anggaran dari pemerintah pusat tersebut dikhususkan untuk perbaikan gedung saja. Sementara fasilitas lainnya seperti meubilair sekolah dan fasilitas laptop dan lainnya nanti akan diadakan dengan menggunakan APBD Bengkalis. (tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)