Berdiri Berbalut Mukena dan Mulut Dilakban, Nenek Hartati Lapor Dirampok Tetangga
Noval Andriansyah August 02, 2026 11:19 PM

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Satu pemandangan pilu sekaligus menyayat hati terlihat di Markas Polsek Cakung, Jakarta Timur, Minggu (2/8/2026) siang. Seorang lansia bernama Nenek Hartati (60) datang berjalan kaki mencari keadilan dalam kondisi yang memprihatinkan.

Baca juga: Rentetan Suara Tembakan Laras Panjang Gegerkan Warga Saat Toko Emas Dirampok

Wanita paruh baya itu tiba di kantor polisi masih mengenakan mukena putih yang hendak ia pakai untuk salat, dengan sisa lakban cokelat yang sempat membekap mulut dan wajahnya.

Nenek Hartati mendatangi kepolisian untuk melaporkan musibah perampokan keji yang baru saja menimpa dirinya di rumahnya sendiri kawasan Kampung Pisangan, Cakung.

"Sekira pukul 14.00 WIB, korban datang ke Polsek Cakung dengan kondisi wajah masih terlakban dan mengaku menjadi korban pencurian," ujar Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra, dilansir Tribunnews.com.

Tragedi bermula sekitar pukul 12.00 WIB. Saat Nenek Hartati bersiap untuk menunaikan ibadah salat, ia mendengar langkah kaki masuk ke dalam rumah.

Mengira sang anak yang pulang, Nenek Hartati sempat memanggil.

Namun betapa terkejutnya sang nenek, ketika sosok yang berdiri di hadapannya adalah Marhum, pria yang tidak lain merupakan tetangganya sendiri.

Lantaran panik aksinya terpergok, pelaku langsung menodongkan sebilah golok dan mengancam korban agar tidak berteriak.

Perhiasan anting, uang tunai Rp600 ribu, hingga ponsel milik sang nenek dilucuti.

Tak berhenti di situ, pelaku mengikat kedua tangan, kaki, serta membekap mulut Nenek Hartati dengan lakban tebal sebelum melangkah pergi meninggalkan korban yang tak berdaya.

Dua Jam Berjuang Melepas Ikatan Seorang Diri

Di tengah rasa trauma dan ketakutan hebat, Nenek Hartati tak menyerah. Selama hampir dua jam dalam kesendirian, lansia tersebut berjuang keras mengikis dan melepaskan tali ikatan lakban di tubuhnya.

Begitu berhasil membebaskan diri sekitar pukul 14.00 WIB, tanpa sempat melepas mukenanya, ia langsung bergegas mencari pertolongan ke rumah Ketua RT hingga akhirnya melangkahkan kaki ke Polsek Cakung.

Pelaku Ditangkap Tak Jauh dari Rumah Korban

Laporan dramatis Nenek Hartati langsung direspons cepat oleh jajaran Polsek Cakung. Polisi bergegas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tak butuh waktu lama, pelaku Marhum berhasil diciduk petugas tanpa perlawanan di kediamannya yang berada tak jauh dari rumah Nenek Hartati.

"Motifnya murni ekonomi untuk menguasai harta korban. Saat ini pelaku sudah kami amankan di Polsek Cakung untuk proses hukum lebih lanjut," tegas Kompol Andre.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.