Lucas Radebe berharap Leeds United mengukuhkan diri di papan atas dan suatu hari kembali ke Liga Champions, tempat yang menurutnya memang layak bagi mereka
Agus Firmansyah August 03, 2026 02:35 AM

Menjelang musim kedua Leeds United setelah kembali ke Liga Primer, finis di peringkat ke-14 pada musim lalu membuat para pendukung mulai berani bermimpi bahwa klub ini sedang berada di jalur untuk kembali menegaskan diri sebagai kekuatan di Liga Primer.

Bukan hanya para suporter yang memendam harapan tersebut. Mantan kapten legendaris klub, Lucas Radebe, juga berharap mantan timnya segera bisa kembali menikmati masa-masa kejayaan seperti dulu.

Mantan kapten asal Afrika Selatan itu pernah memimpin Leeds tampil di Liga Champions pada awal milenium, dan ia meyakini klub tersebut memang pantas berada di kompetisi antarklub terbesar di Eropa itu.

"Musim 2026-27 akan menjadi tantangan bagi Leeds dalam hal bersaing dan bertahan di liga," kata Radebe saat berbicara kepada FourFourTwo ketika ditanya mengenai kampanye yang akan datang.

"Namun mudah-mudahan di masa depan klub ini bisa benar-benar mengukuhkan posisinya dan suatu hari lolos ke Liga Champions, lalu kembali ke tempat yang seharusnya menjadi miliknya," tambahnya, sambil mengenang malam-malam besar Eropa di Elland Road.

"Sepanjang tahun-tahun saya berada di sana, kami bersaing di Liga Champions dan punya harapan untuk memenangi Liga Primer. Mudah-mudahan kami bisa membawa kembali masa-masa kejayaan itu ke klub ini.

Pelatih Daniel Farke kini bersiap menjalani musim keempatnya bersama The Whites, dan Radebe menilai sang manajer serta klub adalah pasangan yang sangat cocok.

"Manajer saat ini, Daniel Farke, adalah pribadi yang hebat dan pelatih yang fantastis. Dia bukan tipikal manajer klub besar, tetapi seseorang yang sangat sesuai untuk Leeds, yang suporternya sangat bersemangat terhadap sepak bola dan ingin melihat tim mereka kembali bersaing di Liga Primer dalam jangka panjang."

Radebe masih berstatus pemain Leeds ketika ia pensiun pada 2005, tetapi ia tetap menjadi pengunjung rutin Elland Road. Tahun lalu ia juga resmi ditunjuk sebagai duta klub dan diundang untuk berbicara di akademi klub guna membagikan pengetahuan serta pengalamannya kepada para pemain muda Leeds yang sedang meniti harapan.

"Kadang saya sampai mencubit diri sendiri untuk benar-benar sadar bahwa sambutan sebesar itu memang saya yang menerimanya," lanjutnya.

"Dari yang sebelumnya bukan siapa-siapa, saya menjadi nama yang dikenal luas di klub sebesar ini dan di kota yang indah ini. Merupakan kehormatan dan hak istimewa bisa kembali dan terlibat dengan cara yang memungkinkan saya menularkan pengalaman serta membagikan perjalanan saya kepada para pemain muda akademi — sudah sangat lama sejak terakhir kali saya berada di klub ini.

"Jelas ada perubahan personel dan sekarang semuanya berbeda. Tetapi bisa diperkenalkan kembali di Leeds kepada para pemain, staf, dan akademi saat ini benar-benar luar biasa. Saya merasakan betapa mereka menghargai kemampuan saya untuk memberi kontribusi positif kepada klub. Lalu ketika menuju Radebe Suite dan melihat gairah para penggemar Leeds — sampai mereka menato tubuh mereka dengan wajah saya — itu sudah di level yang lain. Saya tidak pernah berniat menjadi legenda, melainkan hanya bermain sepak bola dan menunjukkan bakat saya, dan bisa melakukan itu di Leeds adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

"Saya juga tahu soal Radebeer, yang dibuat untuk menghormati saya, meskipun sebenarnya saya sendiri tidak minum alkohol!"

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.