- Iran memperingatkan bahwa tekanan militer yang terus ditingkatkan Amerika Serikat (AS) berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap perekonomian dunia.
Peringatan tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohammad Bagher Zolghadr, di tengah memanasnya hubungan antara Iran dan Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir.
Menurut Zolghadr, pengerahan kekuatan angkatan laut dan tekanan militer yang terus dilakukan Washington dapat mendorong Iran memperketat pengawasan di Selat Hormuz beserta titik-titik penting lainnya.
"Berlanjutnya blokade angkatan laut dan tindakan yang dilakukan rezim AS tidak hanya akan memperketat pengamanan di Selat Hormuz, tetapi juga dapat menyebabkan penutupan selat dan titik-titik strategis lainnya," ujar Zolghadr, dikutip dari Al Jazeera.
Ia menegaskan bahwa apabila skenario tersebut terjadi, dampaknya tidak hanya akan dirasakan oleh negara-negara yang terlibat dalam konflik.
Gangguan terhadap jalur pelayaran utama di kawasan Teluk diperkirakan akan menghambat distribusi minyak dunia, memicu lonjakan harga energi, serta memberikan tekanan terhadap perekonomian global.
Zolghadr juga memperingatkan bahwa konsekuensi tersebut pada akhirnya akan dirasakan oleh pasar energi internasional, ekonomi dunia, hingga masyarakat Amerika Serikat sendiri.
Menurutnya, Selat Hormuz merupakan salah satu jalur utama pengiriman minyak mentah dunia sehingga gangguan terhadap jalur tersebut berpotensi mengacaukan rantai pasok energi global dan memperburuk ketidakpastian ekonomi internasional.
Trump Tegaskan Akan Terus Menekan Iran
Peringatan dari Iran muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan tekanan terhadap Teheran.
Dalam rapat kabinet di Camp David, Maryland, Trump menyatakan bahwa pemerintahannya akan terus mengambil langkah tegas hingga tujuan Amerika Serikat terhadap Iran tercapai.
Kita hanya ingin menang," kata Trump, seperti dikutip AFP dan Anadolu Agency.
Trump kembali menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.
"Iran tidak akan memiliki senjata nuklir," tegasnya.
Ia juga memperingatkan bahwa tekanan militer terhadap Iran akan terus ditingkatkan.
"Kita akan menghantam Iran dengan sangat keras dan pada titik tertentu mereka akan berkata, 'Kami benar-benar tidak tahan lagi'," ujar Trump. (*)