ASN Bandar Lampung Ditemukan Meninggal di Kontrakan Way Halim, Diduga Sudah Tiga Hari
taryono August 03, 2026 10:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Warga Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, menemukan seorang pria meninggal dunia di dalam kamar indekos pada Minggu (2/8/2026) pagi.

Baca juga: Korban Ketiga Ditemukan, 3 Pekerja Bangunan SR yang Tenggelam di Sungai Ogan Telah Dievakuasi

Pria tersebut diketahui berinisial SW (52), seorang aparatur sipil negara (ASN) yang berdomisili di Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung.

Kapolsek Sukarame, Kompol HD Pandiangan, mengatakan penemuan jenazah bermula saat warga yang tinggal di kontrakan sebelah mencium aroma tidak sedap dari kamar korban.

"Pada sekitar pukul 07.00 WIB, warga mencium bau busuk yang menyengat di sekitar kontrakan. Setelah mencari sumber bau, warga melihat banyak lalat keluar dari jendela kamar korban. Bau tersebut diduga berasal dari dalam kamar," kata Kompol HD Pandiangan, Senin (3/8/2026).

Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pemilik kontrakan. Selanjutnya, pemilik kontrakan menghubungi Ketua RT yang meneruskan laporan kepada Bhabinkamtibmas.

Petugas Polsek Sukarame bersama personel Polresta Bandar Lampung kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah pemeriksaan awal, jenazah SW dievakuasi ke RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Diduga korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi," ujar Kapolsek.

Dalam pemeriksaan di lokasi, polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya dompet berisi uang tunai Rp500 ribu, dokumen identitas seperti KTP, kartu BPJS, SIM C, dan NPWP, dua unit telepon genggam Android, satu unit laptop, serta sepeda motor Yamaha Aerox bernomor polisi BE 5417 YE.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Meski dugaan sementara mengarah pada kematian akibat sakit, penyelidikan tetap dilakukan guna memastikan tidak terdapat unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.